Warga Palopo Dikejutkan Temuan Granat Nanas di Lokasi Pemakaman
Masyarakat Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mengalami mencekam saat menemukan sebuah granat nanas yang diduga masih aktif. Peristiwa ini terjadi ketika mereka sedang melaksanakan kerja bakti membersihkan area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lebang pada Sabtu, 4 April 2026.
Granat Ditemukan Tanpa Cincin Pengaman
Jufri (43), salah satu warga yang terlibat dalam kerja bakti, mengungkapkan bahwa granat tersebut pertama kali terlihat sekitar pukul 09.00 WITA. Saat itu, para warga sedang membakar kayu-kayu kering di sekitar pemakaman.
"Awalnya kami kira itu hanya mainan anak-anak karena bentuknya seperti granat mainan. Namun, setelah diperiksa lebih dekat, ternyata itu granat sungguhan dan sudah tidak memiliki cincin pengaman atau safety pin," jelas Jufri dengan suara tegang.
Menyadari bahaya yang mengancam, warga segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak kelurahan dan kepolisian setempat. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi untuk mengamankan area dan mencegah warga mendekat.
Tim Gegana Dikerahkan untuk Evakuasi
Merespons laporan tersebut, Unit Jibom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan segera dikerahkan menuju lokasi kejadian. Tugas utama mereka adalah melakukan evakuasi terhadap granat nanas yang diduga masih aktif tersebut untuk menghindari risiko ledakan.
Jufri menyatakan kekhawatirannya bahwa mungkin masih ada benda serupa lainnya yang tersembunyi di area pemakaman. "Ini adalah pemakaman yang masih aktif digunakan, jadi sangat berbahaya jika ada granat lain yang belum ditemukan. Saya harap tim yang datang nanti bisa memeriksa seluruh area secara menyeluruh," ujarnya.
Kejadian ini menimbulkan ketakutan di kalangan warga setempat, yang kini merasa waswas untuk beraktivitas di sekitar TPU Lebang. Pihak berwajib mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan benda mencurigakan lainnya.



