Dua rumah panggung semi permanen di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, hangus dilalap kobaran api pada Kamis (16/7). Kebakaran ini diduga dipicu oleh seorang bocah yang bermain korek api di dalam kamar salah satu rumah yang sedang direnovasi.
Kronologi Kebakaran
Pemilik rumah, Hendra, menuturkan bahwa api berasal dari cucu tukang yang membakar kertas. "Dari anak-anak kecil membakar. Cucu tukang bakar-bakar kertas, cepat sekali (api membesar)," ujarnya kepada wartawan, Kamis (16/7).
Akibat kejadian ini, Hendra mengalami luka bakar di tangan saat berusaha menyelamatkan surat-surat berharga. "Luka tangan, mau menyelamatkan surat-surat, KTP dan KK, tapi tidak bisa saya disambar, cuma baju di badan saja," ungkapnya.
Upaya Pemadaman
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Parepare mengerahkan sembilan unit armada untuk memadamkan kobaran api. Namun, material bangunan yang terbuat dari kayu dan faktor cuaca angin kencang membuat api cepat menjalar hingga menghanguskan dua unit rumah. Api baru berhasil dipadamkan satu jam kemudian.
"Potensi penyebaran apinya lebih besar, pemicunya adalah bahannya dari kayu kemudian ditambah lagi dengan cuaca angin kencang, sehingga api cepat berkobar dan menjalar," kata Kabid Dinas Damkar Parepare, Fransiskus.
Penyelidikan Polisi
Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yudha, mengatakan penyebab kebakaran yang diduga akibat bocah bermain korek api masih dalam penyelidikan. "Info awal seperti itu, tapi masih didalami ini," kata Indra kepada CNNIndonesia.com.



