WNI Jadi Korban Perampokan Bersenjata di Shah Alam, Malaysia
Seorang perempuan warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban perampokan bersenjata di kawasan Jalan Plumbum, Seksyen 7, Shah Alam, Malaysia. Insiden kriminal ini terjadi pada Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 05.30 waktu setempat.
Kronologi Kejadian yang Menggemparkan
Menurut keterangan resmi dari Kepolisian Daerah Shah Alam, korban sedang berjalan kaki seorang diri untuk membuang sampah di lorong dekat tempat tinggalnya. Saat itu, sekelompok pelaku mendatanginya dengan menggunakan mobil Perodua Axia berwarna merah.
Para pelaku kemudian langsung merampas tas tangan milik korban dengan ancaman senjata tajam. Tindakan ini terjadi dengan cepat dan membuat korban tidak sempat melawan atau meminta bantuan.
Kerugian Material yang Dialami Korban
Akibat perampokan tersebut, korban mengalami kerugian material yang cukup signifikan. Nilai kerugian diperkirakan mencapai sekitar 500 ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 2,1 juta.
Kejadian ini menambah daftar kasus kriminal yang melibatkan WNI di luar negeri. Kepolisian setempat kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik aksi kejahatan ini.
Imbauan untuk Warga Indonesia di Luar Negeri
Insiden ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan bagi warga Indonesia yang tinggal atau bekerja di luar negeri, terutama di kawasan yang rawan kejahatan. Beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil antara lain:
- Hindari berjalan sendirian di jam-jam sepi, terutama dini hari atau malam hari.
- Simpan barang berharga dengan aman dan hindari membawa terlalu banyak uang tunai.
- Selalu waspada terhadap lingkungan sekitar dan segera laporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.
Peristiwa ini juga menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Malaysia dalam menangani kasus-kasus kriminal yang melibatkan warga kedua negara. Diharapkan, upaya pencegahan dan penanganan dapat ditingkatkan untuk melindungi keselamatan WNI di manapun berada.