Warga Jepang Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Gambir Jakarta Pusat
Warga Jepang Meninggal di Kamar Hotel Gambir Jakpus

Warga Jepang Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Gambir Jakarta Pusat

Seorang pria warga negara Jepang berinisial KH (49) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar sebuah hotel di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Kejadian ini dilaporkan terjadi pada Rabu, 18 Februari 2026, namun baru diungkapkan oleh pihak kepolisian pada Jumat, 20 Februari 2026.

Kronologi Penemuan Korban

Kapolsek Metro Gambir, AKBP Agus Ady Wijaya, menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam posisi telentang di tempat tidur. Rombongan korban yang berjumlah 24 orang seharusnya berangkat dari hotel menuju perusahaan di Tambun, Bekasi, untuk kunjungan kerja. Namun, korban tidak muncul di lobi hotel pada waktu yang ditentukan.

Saksi Doni (agen) dan saksi Sandi (petugas keamanan) bersama dengan teman korban berinisial S kemudian menuju ke kamar korban sekitar pukul 07.55 WIB. Mereka mengetuk pintu, tetapi tidak ada jawaban. Pintu kamar dalam kondisi terkunci dari dalam, sehingga pihak hotel harus membukanya.

Penyelidikan Awal oleh Kepolisian

Setelah pintu dibuka, saksi mendapati korban telah meninggal dunia. Berdasarkan pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. "Hasil pengecekan awal luar tim identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," jelas AKBP Agus Ady Wijaya.

Korban dan rombongan rencananya akan melakukan kunjungan kerja ke sebuah perusahaan otomotif di Tambun, Jawa Barat. Kasus ini saat ini masih dalam penyelidikan oleh Polsek Metro Gambir untuk menentukan penyebab kematian yang lebih pasti.

Detail Tambahan Mengenai Kejadian

  • Lokasi kejadian: Kamar hotel di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.
  • Waktu penemuan: Rabu, 18 Februari 2026, sekitar pukul 07.55 WIB.
  • Identitas korban: Pria warga negara Jepang berinisial KH, usia 49 tahun.
  • Status penyelidikan: Masih berlangsung oleh Polsek Metro Gambir.

Insiden ini menimbulkan pertanyaan mengenai kondisi kesehatan korban sebelum kematiannya, mengingat tidak adanya indikasi kekerasan. Pihak kepolisian belum memberikan pernyataan lebih lanjut mengenai kemungkinan penyebab medis atau faktor lain yang berkontribusi.