Laporan dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay di sebuah restoran di Jakarta Pusat resmi dicabut oleh pelapor. Polisi mengungkapkan alasan di balik pencabutan laporan tersebut.
Pelapor Cabut Laporan Secara Tertulis
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyatakan bahwa pelapor, yang merupakan teman Jesslyn, datang ke Polres Jakpus pada Minggu, 19 Juli 2026, untuk mencabut laporan. "Pelapor atas nama NA yang melaporkan, itu hubungannya adalah berteman dengan saudari J, pada hari Minggu kemarin juga sudah meminta dengan secara tertulis melayangkan pencabutan karena yang bersangkutan merasa bukan keluarga dan tidak melihat langsung," jelas Roby saat dihubungi pada Rabu (22/7/2026).
Kronologi Peristiwa dan Keberadaan Jesslyn
Peristiwa dugaan penculikan dilaporkan terjadi pada Senin (13/7) malam di sebuah restoran di Jakarta Pusat. Namun, keesokan harinya, Selasa (14/7), Jesslyn pergi ke Kuala Lumpur, Malaysia, bersama dua orang, salah satunya ayahnya. "Tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes yang kami terima bersama dengan dua orang lainnya yang diketahui ada hubungan keluarga dengan J," kata Roby kepada wartawan pada Selasa (21/7).
Polisi masih mengundang kedua orang tersebut, termasuk ayah Jesslyn, untuk memberikan keterangan terkait peristiwa ini. "Sampai saat ini, kami masih mengundang kedua orang tersebut, termasuk ayahnya, untuk memberikan keterangan terkait peristiwa ini kepada petugas Polres Metro Jakarta Pusat," imbuh Roby.
Olah TKP dan Tidak Ada CCTV
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi dugaan penculikan. Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan kamera CCTV di lokasi kejadian. Hal ini menjadi kendala dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Dengan dicabutnya laporan, kasus ini masih dalam pemantauan polisi meskipun proses hukum lebih lanjut belum dapat dilakukan tanpa adanya pelapor yang berstatus keluarga atau saksi langsung.



