Pasca Bentrokan Maut Menteng, Pedagang Kembali Berjualan di Matraman
Pasca Bentrokan Maut Menteng, Pedagang Kembali Berjualan

Suasana di kawasan Matraman Dalam, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, perlahan kembali normal pada Selasa (28/7/2026) setelah dua hari sebelumnya terjadi bentrokan antarkelompok masyarakat yang menewaskan satu orang. Para pedagang kaki lima yang sempat menutup lapak atau mengurangi jam berdagang mulai kembali berjualan seperti biasa.

Pantauan di lokasi menunjukkan deretan pedagang gerobak memenuhi sisi jalan, menjajakan batagor, es teh, gorengan, dan aneka makanan lainnya. Aktivitas jual beli kembali terlihat di Bazar Kuliner Bazis Matraman di depan Masjid Jami' Matraman. Kawasan yang sempat lengang kini mulai dipadati warga.

Pedagang Kembali Beraktivitas

Kondisi ini berbeda dengan Minggu (26/7/2026) saat bentrokan terjadi dan sehari setelahnya. Saat itu, mayoritas warung makan tutup, pedagang keliling jarang terlihat, dan kawasan didominasi kendaraan aparat keamanan. Meski aktivitas masyarakat mulai pulih, aparat kepolisian dan TNI masih berjaga di sejumlah titik dengan beberapa kendaraan dinas terparkir untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Alhamdulillah udah normal lagi. Ramai lagi," ujar seorang pedagang ketoprak di Bazar Kuliner Bazis Matraman yang enggan disebutkan namanya. Ia mengaku tetap berjualan selama dua hari terakhir namun menutup lapak lebih awal. "Saya tetap dagang. Tapi biasanya kan dari jam 5 sore sampai malam, cuma kemarin jam 9 juga udah tutup," tuturnya.

Seorang pedagang jus di sekitar lokasi juga mengaku tetap membuka lapaknya saat bentrokan terjadi, tetapi jumlah pembeli menurun drastis. "Saya dagangnya dari siang, pas Minggu itu udah selesai kan jadi tetap dagang. Udah dijagain polisi juga. Malamnya juga saya tutup jam 9 malam, pas ramai-ramai itu kan malam banget," katanya. Menurutnya, kondisi mulai berubah pada Selasa dengan pembeli perlahan kembali. "Ya jadi sepi kan. Enggak seperti biasanya. Tapi sekarang alhamdulillah udah lumayan ramai lagi," ujarnya.

Kesepakatan Damai Antarkelompok

Situasi yang mulai kondusif tidak lepas dari kesepakatan damai antara kedua kelompok yang bertikai di kawasan Jalan Tambak dan Matraman Dalam. Perdamaian tercapai setelah keluarga korban meninggal dunia dan perwakilan warga bertemu dengan aparat kepolisian yang difasilitasi Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri pada Senin (27/7/2026). Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat menjaga situasi tetap kondusif dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada polisi.

Ketua RT 08 RW 04 Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Ica Risanggeni, mengatakan warga telah berkomitmen menjaga keamanan lingkungan agar aktivitas masyarakat kembali normal. "Kami sudah dipertemukan oleh Bapak Kapolda maupun aparat setempat dengan perwakilan keluarga korban. Kami juga mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya rekan kita," kata Ica di Polda Metro Jaya. Ia mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi dan tidak takut kembali beraktivitas. "Saya berharap semua warga di sekitar Matraman dapat menjaga kondusivitas. Tidak usah takut bagi warga yang ingin berdagang, silakan dilanjutkan saja. Kami sudah berdamai dengan perwakilan keluarga korban," ujarnya.

Proses Hukum Tetap Berjalan

Meskipun telah berdamai, kedua kelompok meminta agar proses hukum tetap dilanjutkan. Pihak kepolisian terus menyelidiki insiden yang mengakibatkan satu korban jiwa ini. Dengan kembalinya aktivitas warga dan terjaganya keamanan, diharapkan kawasan Matraman Dalam dapat pulih sepenuhnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga