KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar: 49 Selamat, 1 Tewas, 24 Hilang
KM Nurul Salsa Tenggelam: 49 Selamat, 1 Tewas, 24 Hilang

Kapal Motor (KM) Nurul Salsa tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, setelah mengalami mati mesin saat berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar. Kapal tersebut diketahui membawa 74 orang, bukan 50 penumpang seperti laporan awal.

Kronologi dan Data Korban

Menurut Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, laporan awal menyebutkan 50 orang, namun setelah konfirmasi lapangan ternyata terdapat 74 orang penumpang dan awak kapal. Kapal bertolak dari Pulau Jampea pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA. Di tengah perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin hingga akhirnya tenggelam di perairan sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng Selayar.

"Kapal mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan pada posisi perairan barat Pulau Polassi," ujar Arif. Dalam operasi SAR, KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea berhasil menemukan dan mengevakuasi sejumlah penumpang pada Kamis (16/7) sekitar pukul 04.00 WITA.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Evakuasi dan Pencarian

"Sebanyak 49 orang berhasil dievakuasi. Sementara ada 6 orang lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian dan dievakuasi menuju Pulau Polassi," kata Arif. Berdasarkan data sementara, jumlah korban selamat sebanyak 49 orang, satu orang dilaporkan meninggal dunia, dan 24 orang masih hilang.

"Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan dengan total penumpang dan awak kapal sebanyak 74 orang," ujarnya. Seluruh unsur SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal sesuai prosedur operasi SAR. Arif menambahkan, "Tapi data korban ini masih belum valid, karena pihak tim SAR gabungan masih menunggu informasi dari pihak keluarga, dan mudah-mudahan tidak ada lagi laporan adanya pihak keluarga yang berada dalam KM Nurul Salsa tersebut."

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga