Emak-emak di Makassar Lempar Bom Molotov, Toko Emas di Jalan Somba Opu Terbakar
Sebuah insiden kebakaran yang diduga akibat pelemparan bom molotov terjadi di sebuah toko emas di Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kejadian ini mengejutkan warga sekitar dan langsung mendapat perhatian dari pihak kepolisian.
Kronologi Kejadian dan Pengamanan Pelaku
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung pada siang hari, sekitar dua jam sebelum laporan resmi diterima. Seorang perempuan yang diduga sebagai pelaku pelemparan bom molotov, yang dikenal sebagai emak-emak, langsung diamankan oleh warga setempat setelah aksinya. Kapolsek Ujung Pandang, AKP Asep Wijaya, mengonfirmasi kejadian ini dan menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan awal di lokasi.
"Iya benar, kejadiannya tadi siang sekitar 2 jam yang lalu," ujar Asep Wijaya, seperti dilansir dari sumber terpercaya. Dia menambahkan bahwa kasus ini kini sedang ditangani secara lebih mendalam oleh tim Jatanras Polrestabes Makassar untuk mengungkap kronologi lengkap dan motif di balik insiden tersebut.
Video Beredar dan Kondisi Toko Emas
Kejadian pelemparan bom molotov ini sempat terekam dalam video yang beredar di kalangan warga. Dari rekaman tersebut, terlihat api membakar di dalam toko emas yang bernama Logam Mulia, menyebabkan kerusakan material yang signifikan. Toko emas tersebut menjadi fokus investigasi karena menjadi target dari aksi kekerasan ini.
Polisi belum merinci lebih lanjut mengenai penyebab atau latar belakang pelemparan bom molotov, mengingat penyelidikan masih berlangsung. Namun, insiden ini menimbulkan kekhawatiran akan keamanan di kawasan perdagangan yang ramai seperti Jalan Somba Opu.
Penanganan Lanjutan dan Implikasi
Dengan kasus yang kini berada di bawah kendali Jatanras Polrestabes Makassar, diharapkan penyelidikan dapat mengungkap fakta-fakta baru terkait motif pelaku dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Insiden ini juga menyoroti pentingnya pengawasan keamanan di tempat-tempat publik, terutama yang berhubungan dengan aset berharga seperti toko emas.
Warga setempat diimbau untuk tetap tenang dan kooperatif dengan pihak berwajib selama proses investigasi berlangsung. Kasus ini menjadi pengingat akan potensi risiko kekerasan yang dapat terjadi secara tiba-tiba di lingkungan masyarakat.