Jaksa Agung ST Burhanuddin telah mengusulkan nama Kuntadi sebagai calon Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) kepada Presiden Prabowo Subianto. Kuntadi saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan pengajuan nama tersebut pada Selasa, 14 Juli 2026.
Mensesneg Konfirmasi Pengajuan Nama Kuntadi
Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Jaksa Agung telah mengirimkan surat usulan calon Jampidsus kepada Presiden. "Kalau berdasarkan suratnya, ya," ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026. Ia menambahkan bahwa ada beberapa nama lain yang diusulkan, namun ia enggan merinci. "Ada, tapi mohon maaf kami tidak hafal satu per satu baik nama maupun jabatannya. Nanti pada waktunya kalau hasilnya sudah diputuskan, pasti akan kami sampaikan kepada teman-teman media dan kepada masyarakat," kata dia.
Harta Kekayaan Kuntadi Capai Rp 3,67 Miliar
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun 2025 yang disampaikan pada 31 Maret 2026 dan telah diverifikasi, Kuntadi memiliki total harta sebesar Rp 4,89 miliar. Setelah dikurangi utang Rp 1,21 miliar, kekayaan bersihnya tercatat Rp 3.677.081.787. Aset terbesarnya berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp 4.263.535.000 yang tersebar di Tangerang Selatan, Jakarta Selatan, Bogor, dan Depok.
Rincian Aset Tanah dan Bangunan
Kuntadi memiliki tanah seluas 300 meter persegi di Tangerang Selatan senilai Rp 320 juta, serta tanah dan bangunan seluas 200 m²/96 m² di wilayah sama senilai Rp 230 juta. Di Jakarta Selatan, ia memiliki dua aset: tanah dan bangunan 147 m²/72 m² senilai Rp 730.185.000, serta 230 m²/240 m² senilai Rp 1.729.850.000. Di Kabupaten Bogor, ia memiliki tanah seluas 5.250 m² senilai Rp 188,5 juta dan 1.600 m² senilai Rp 515 juta. Satu bidang tanah di Kota Depok seluas 100 m² tercatat senilai Rp 550 juta.
Kendaraan dan Harta Bergerak Lainnya
Kuntadi juga memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 99,5 juta, terdiri dari satu unit motor Piaggio Vespa S125 3V1E AT tahun 2016 senilai Rp 14,5 juta (warisan) dan satu unit mobil Ford Ecosport 1.5L tahun 2014 senilai Rp 85 juta (hasil sendiri). Harta bergerak lainnya sebesar Rp 162,34 juta serta kas dan setara kas Rp 366.706.787. Tidak ada kepemilikan surat berharga atau harta lainnya. Total utang yang dilaporkan mencapai Rp 1.215.000.000.



