Para ilmuwan kembali mendapatkan kabar baik dari Antarktika. Sebuah robot bawah air bernama LASSIE (Low-Altitude Survey System for Icefish) berhasil mengonfirmasi bahwa sekitar 60 juta sarang aktif ikan es masih bertahan di dasar Laut Weddell. Temuan ini menjadikannya salah satu koloni perkembangbiakan ikan terbesar di dunia.
Eksplorasi LASSIE di Bawah Lapisan Es
LASSIE menghabiskan waktu 48 jam menjelajahi dasar laut di bawah Lapisan Es Filchner untuk memantau kondisi koloni yang pertama kali dipetakan oleh Institut Alfred Wegener (AWI) pada tahun 2022. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa koloni tersebut tetap stabil. Kepadatan sarang masih berada di kisaran satu sarang untuk setiap empat meter persegi di area yang disurvei.
Pentingnya Koloni Ikan Es
Keberadaan koloni ikan es yang masif ini menjadi indikator penting bagi kesehatan ekosistem laut Antarktika. Ikan es memainkan peran kunci dalam rantai makanan di perairan dingin tersebut. Stabilitas sarang yang terkonfirmasi oleh LASSIE memberikan harapan bahwa populasi ini mampu bertahan meskipun menghadapi perubahan lingkungan.
Menurut para peneliti AWI, data yang dikumpulkan LASSIE akan membantu memahami bagaimana koloni ikan es beradaptasi dengan kondisi es yang terus berubah. Temuan ini juga menjadi dasar bagi upaya konservasi di kawasan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim.



