UPS Terbakar Picu Asap di Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana Ramadan
Petugas pemadam kebakaran (damkar) telah mengidentifikasi sumber asap yang muncul di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Menurut keterangan resmi, asap tersebut berasal dari perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) yang terbakar di dalam ruang server masjid. Insiden ini terjadi pada Rabu (18/2/2026) malam, bertepatan dengan pelaksanaan salat tarawih berjemaah perdana untuk Ramadan 1447 Hijriah.
Kronologi Penanganan dan Kondisi Lokasi
Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Agus Sya'ban, menjelaskan bahwa laporan pertama mengenai kemunculan asap diterima sekitar pukul 20.40 WIB. Tim damkar tiba di lokasi hanya dalam hitungan menit dan menemukan titik api dengan ukuran sekitar setengah meter di area bawah panel server. "Yang terbakar sepertinya kayaknya karena itu di bawah kayaknya udah lelehan, lelehan dari panel. Panel di atas. Baterai UPS," ujar Agus kepada wartawan di halaman Masjid Istiqlal.
Api berhasil dipadamkan dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), dan petugas menegaskan bahwa tidak terjadi perambatan api ke area lain. "Api hanya di ruang server, nggak ada perambatan," tambah Agus. Namun, asap yang dihasilkan sangat pekat, sehingga petugas harus menggunakan peralatan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) untuk memasuki ruangan. Ramdan, petugas damkar lainnya, menyatakan, "Asap pekat sekali memang kita datang asap pekat, enggak bisa kita masuk tanpa alat pernapasan kita, makanya kita menggunakan SCBA."
Respons Cepat dan Pengamanan Lokasi
Sebanyak 9 unit mobil damkar beserta 36 personel dikerahkan ke Masjid Istiqlal yang berlokasi di Jalan Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Penanganan dimulai sejak pukul 20.17 WIB, dan kondisi dinyatakan aman terkendali setelah asap berhasil disedot menggunakan peralatan khusus. "Aman. Sudah keluar semua asapnya," kata Ramdan, menegaskan bahwa tidak ada lagi api atau asap di lokasi.
Meskipun insiden ini terjadi, suasana salat tarawih di Masjid Istiqlal tetap berlangsung dengan kondusif. Pantauan menunjukkan bahwa jemaah tidak terganggu secara signifikan, dan aktivitas keagamaan dapat berjalan lancar. Hingga saat ini, penyebab pasti terbakarnya UPS masih dalam penyelidikan lebih lanjut, dan belum ada informasi detail mengenai kronologi lengkap kejadian tersebut.
Dampak dan Implikasi Keamanan
UPS merupakan perangkat elektronik yang berfungsi sebagai penyedia daya listrik cadangan sementara saat listrik utama padam. Kebakaran perangkat ini menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan sistem listrik di fasilitas publik besar seperti Masjid Istiqlal. Insiden ini menyoroti pentingnya pemeliharaan rutin dan inspeksi terhadap peralatan elektronik, terutama di tempat-tempat yang ramai dikunjungi.
Petugas damkar menekankan bahwa respons cepat dan koordinasi yang baik berhasil mencegah situasi yang lebih buruk. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya di lingkungan dengan peralatan listrik yang padat. Dengan penanganan yang efektif, Masjid Istiqlal dapat kembali beraktivitas normal tanpa gangguan berarti.