Trauma Petir di Sleman: Dua Buruh Tani Tewas, Satu Selamat Alami Trauma
Sebuah kejadian tragis mengguncang Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, pada Senin (9/2/2026). Tiga buruh petani yang sedang bekerja di sawah menjadi korban sambaran petir yang mematikan, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang selamat namun mengalami trauma berat.
Kronologi Kejadian yang Menggetarkan
Menurut keterangan dari Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, ketiga buruh petani tersebut berinisial SN, WH, dan SH. Mereka sedang sibuk menanam padi di area persawahan ketika hujan deras tiba-tiba turun disertai dengan kilatan petir yang menggelegar. Merasa kondisi semakin membahayakan, mereka memutuskan untuk mencari perlindungan dengan berteduh di sebuah gubuk sawah yang terletak tak jauh dari lokasi kerja mereka.
Namun, keputusan untuk berteduh justru berubah menjadi malapetaka. Tak berselang lama setelah mereka masuk ke dalam gubuk, sebuah sambaran petir yang dahsyat menghantam struktur gubuk tersebut. Akibatnya, WH dan SH meninggal dunia seketika di lokasi kejadian. Sementara itu, SN yang juga berada di dalam gubuk berhasil selamat secara fisik, tetapi mengalami trauma psikologis yang mendalam akibat menyaksikan langsung kematian kedua rekannya.
Dampak dan Respons dari Pihak Berwajib
Kejadian ini menyoroti betapa berbahayanya aktivitas di area terbuka saat cuaca buruk, terutama ketika petir menyambar. AKP Salamun menegaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan memulai penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian atau faktor lain yang turut berkontribusi dalam insiden ini.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca, khususnya saat bekerja di luar ruangan," ujar AKP Salamun dalam pernyataannya.
Trauma yang dialami oleh SN kini menjadi perhatian serius, mengingat dampak psikologis dari kejadian tragis semacam ini dapat bertahan lama dan memerlukan pendampingan khusus. Keluarga dan lingkungan sekitar diharapkan dapat memberikan dukungan moral agar korban selamat dapat pulih secara bertahap.
Langkah Pencegahan di Masa Depan
Insiden di Sleman ini mengingatkan pentingnya kesadaran akan keselamatan kerja, terutama bagi para pekerja di sektor pertanian yang sering beraktivitas di lahan terbuka. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dipertimbangkan antara lain:
- Memantau prakiraan cuaca secara rutin sebelum memulai pekerjaan di sawah.
- Menghindari berteduh di bawah struktur yang rentan terhadap sambaran petir, seperti gubuk atau pohon tinggi.
- Menyediakan pelatihan keselamatan dasar bagi buruh tani terkait penanganan situasi darurat saat cuaca ekstrem.
- Membangun tempat perlindungan yang lebih aman dan tahan petir di area persawahan.
Dengan meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem akibat perubahan iklim, kejadian seperti ini diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas sehari-hari.