Kurang Konsentrasi, Sopir Raize Tabrak BYD di Jagorawi hingga Terguling
Sopir Kurang Konsentrasi, Raize Tabrak BYD di Jagorawi Terguling

Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 39.600 Tol Jagorawi arah Bogor pada Rabu pagi, 29 Juli 2026, sekitar pukul 07.00 WIB. Dua kendaraan terlibat: sebuah mobil listrik BYD dengan nomor polisi B 1854 ENQ dan Toyota Raize bernomor polisi D 1698 ALZ. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kronologi Tabrakan

Menurut Kepala Induk Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, kedua kendaraan melaju dari arah Jakarta menuju Bogor di lajur 2. Saat hendak berpindah ke lajur 1, pengemudi Toyota Raize diduga kurang konsentrasi dan tidak menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang BYD yang berada di depannya.

"Kedua kendaraan dari arah Jakarta menuju ke Bogor berjalan di lajur 2. Kedua kendaraan hendak berpindah ke lajur 1. Kendaraan kedua (Raize) kurang konsentrasi jaga jarak, hingga menabrak kendaraan pertama (BYD)," jelas Jajuli.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak Tabrakan

Akibat tabrakan tersebut, BYD oleng ke kanan dan tidak terkendali hingga menabrak pembatas median jalan. Sementara itu, Toyota Raize oleng ke kiri dan terguling hingga posisi roda di atas. "Lalu kendaraan ke-1 oleng kanan dan menabrak pembatas median dalam. Lanjut kendaraan ke-2 oleng kiri dan terguling ke empat roda di atas," tambah Jajuli.

Kondisi akhir kedua kendaraan cukup mengenaskan. BYD berhenti dengan posisi serong menghadap timur di lajur 3, sedangkan Raize terbalik dengan keempat roda menghadap utara. Petugas dari kepolisian dan pengelola tol segera datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan parah.

Faktor Kurang Konsentrasi

Polisi menduga penyebab utama kecelakaan adalah kurangnya konsentrasi pengemudi Raize. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya fokus saat berkendara, terutama di jalan tol yang memerlukan kecepatan dan jarak aman. Jajuli mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas.

"Kami mengingatkan agar pengemudi selalu menjaga konsentrasi dan jarak aman dengan kendaraan di depan, terutama saat akan berpindah lajur. Kecelakaan seperti ini bisa dihindari jika semua pihak lebih berhati-hati," ujar Jajuli.

Penanganan dan Himbauan

Proses evakuasi berjalan lancar dan tidak memakan waktu lama. Tidak ada korban luka maupun jiwa, hanya kerugian material pada kedua kendaraan. Arus lalu lintas sempat tersendat namun segera normal setelah kendaraan dievakuasi ke bahu jalan.

Polisi juga mengimbau kepada pengemudi kendaraan listrik seperti BYD untuk tetap waspada karena karakteristik akselerasi yang berbeda dengan kendaraan konvensional. Namun, dalam kasus ini, BYD menjadi korban karena ditabrak dari belakang.

Kesimpulan

Kecelakaan di Tol Jagorawi ini menunjukkan bahwa kelalaian sekecil apapun, seperti kurang konsentrasi saat berpindah lajur, dapat berakibat fatal. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian material dan kemacetan menjadi dampak yang harus ditanggung. Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pengguna jalan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga