Operasi SAR KM Nurul Salsa Bisa Dilanjutkan Jika Ada Tanda Korban Baru
Operasi SAR KM Nurul Salsa: Bisa Dilanjutkan Jika Ada Tanda

Keputusan Bersama dengan Keluarga

Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii angkat bicara mengenai penghentian operasi pencarian dan pertolongan (SAR) untuk korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Menurutnya, keputusan menghentikan operasi sudah diambil bersama dengan pihak keluarga korban. “Oh ya, terkait dengan operasi kapal yang ada di Makassar. Ya dengan kemampuan kita bersama potensi, beberapa korban memang statusnya dinyatakan hilang. Dan itu pun keputusan diambil bersama karena memang sudah dinyatakan tidak efektif untuk operasi dilaksanakan,” ujar Syafii di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (27/7/2026).

Operasi Lanjutan Dimungkinkan

Syafii juga mengungkapkan bahwa operasi SAR tidak sepenuhnya ditutup. Jika ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, Basarnas siap membuka kembali operasi. “Namun kalau ada tanda-tanda tentunya kita akan membuka operasi lagi untuk melaksanakan operasi lanjutan. Mungkin demikian ya,” tegasnya. Hal ini memberikan harapan bagi keluarga yang masih menunggu kepastian.

Korban yang Berhasil Dievakuasi

Operasi SAR KM Nurul Salsa resmi ditutup pada 24 Juli 2026 setelah berlangsung selama 10 hari. Dalam operasi tersebut, tim SAR berhasil mengevakuasi total 62 korban, yang terdiri dari 58 orang selamat dan empat orang meninggal dunia. Namun, masih ada 14 penumpang yang dinyatakan hilang dan belum ditemukan. Jumlah keseluruhan penumpang kapal adalah 76 orang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pernyataan Basarnas Makassar

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Makassar pada Jumat (24/7/2026) mengonfirmasi angka tersebut. “Masih dalam pencarian sampai saat ini itu 14 orang,” ujarnya seperti dilansir detikSulsel. Ia juga menambahkan bahwa operasi pencarian telah berlangsung maksimal dengan segala keterbatasan.

Koordinasi dengan Keluarga

Keputusan menghentikan operasi bukanlah hal yang mudah. Basarnas terus berkoordinasi dengan keluarga korban selama proses pencarian. Syafii menekankan bahwa keputusan bersama ini diambil berdasarkan evaluasi efektivitas operasi di lapangan. Meski demikian, Basarnas tetap siaga jika ada perkembangan baru.

Harapan untuk Korban Hilang

Keberadaan 14 penumpang yang masih hilang menjadi perhatian utama. Pihak keluarga berharap operasi dapat segera dilanjutkan jika ada petunjuk baru. Basarnas berjanji akan segera bertindak jika ada tanda-tanda yang mengarah pada korban.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga