Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Sumenep Tewaskan 4 Penumpang
Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2: 4 Meninggal, 218 Selamat

Kapal feri Ro-Ro KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026) pagi, menimbulkan korban jiwa. Kapal yang tengah menempuh perjalanan dari Surabaya menuju Makassar itu membawa ratusan penumpang dan dilaporkan terbakar sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Berdasarkan data Kantor SAR Surabaya yang dihimpun hingga pukul 15.15 WIB, sebanyak 222 orang berhasil dievakuasi; 218 di antaranya selamat, sedangkan empat orang ditemukan meninggal dunia.

KM Mutiara Sentosa 2 merupakan kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP). Insiden ini bermula ketika kapal berada di ujung utara Madura. Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap hitam tebal membumbung dari lambung kapal. Para penumpang tampak telah mengenakan jaket pelampung dan berkumpul di dek kapal sambil menunggu proses penyelamatan. Kejadian yang berlangsung di tengah pelayaran ini menyita perhatian publik karena kapal masih jauh dari dermaga dan api dilaporkan terus membesar.

Laporan Awal Nakhoda dan Hilangnya Kontak

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, membenarkan adanya kejadian tersebut. "Benar info bahwa ada kejadian kapal penumpang terbakar pagi tadi kapal penumpang tujuan Surabaya-Makassar," kata Azwar kepada awak media.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Informasi awal mengenai kebakaran diterima perusahaan pelayaran langsung dari nakhoda kapal. Namun, setelah menyampaikan laporan darurat, komunikasi dengan nakhoda terputus. Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengungkapkan bahwa pihak perusahaan mendapat kabar kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB, dan setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali.

Putusnya komunikasi membuat proses penanganan semakin menegangkan. Kantor SAR Surabaya kemudian berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak, Pos SAR Sumenep, dan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget untuk melacak posisi kapal serta mengerahkan armada penyelamat.

Penumpang Lompat ke Laut dan Evakuasi

Kondisi kebakaran yang terus membesar memaksa sebagian penumpang untuk melompat ke laut demi menyelamatkan diri. Mereka kemudian dievakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Sebelum memutuskan terjun, para penumpang sempat bertahan di anjungan dan haluan kapal, tetapi api yang semakin membesar membuat mereka tidak punya banyak pilihan.

Nanang Sigit menjelaskan bahwa berdasarkan komunikasi dengan kapal di sekitar lokasi, sejumlah penumpang sempat bertahan di anjungan dan haluan kapal sebelum akhirnya memutuskan terjun ke laut. "Beberapa penumpang melompat ke laut dan dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor. Di sekitar lokasi, ada 4 kapal yang merapat," ujar Nanang.

Operasi penyelamatan dilakukan dengan memprioritaskan penumpang yang masih berada di kapal maupun yang mengapung di laut. Tim SAR gabungan bersama kapal-kapal niaga di sekitar titik kebakaran bergerak mengevakuasi ratusan orang dari kapal yang terbakar.

Data Korban dan Kapal yang Terlibat Evakuasi

Hingga pukul 15.15 WIB, data Kantor SAR Surabaya mencatat 222 orang telah dievakuasi. Dari jumlah itu, 218 orang dinyatakan selamat, sementara empat penumpang dilaporkan meninggal dunia. Basarnas mengonfirmasi keempat korban ditemukan dalam kondisi meninggal.

Para korban dan penumpang selamat dievakuasi menggunakan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi, antara lain:

  • KM Meratus Pematang Siantar
  • TB Hasnur 26
  • KM Transco Arafura
  • KM Meratus Project 3
  • KM Prakarsa Mas
  • KM SC Aila XVII

Data dari Kantor SAR Surabaya menunjukkan dua korban meninggal dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar, satu korban oleh TB Hasnur 26, dan satu korban lainnya oleh KM Meratus Project 3. Proses evakuasi ini berlangsung hingga sore hari dan melibatkan unsur maritim lainnya.

Polda Jatim Turun Tangan Menyelidiki Penyebab

Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur langsung menerjunkan tim untuk menyelidiki penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2. Kasi Intel Air Polda Jatim, Kompol Riyanto, mengatakan tim penyidik dan intelijen dikerahkan ke kawasan perairan Madura untuk melakukan pemeriksaan serta mengumpulkan data di lapangan.

"Tim penyidik dan intelijen Polda Jatim akan diterjunkan ke kawasan perairan Madura," kata Kompol Riyanto.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Penyelidikan dilakukan bersamaan dengan proses evakuasi yang masih berlangsung. Hingga Minggu sore, operasi pencarian dan evakuasi terus dilakukan tim SAR gabungan bersama unsur maritim lainnya untuk memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi serta mendukung penanganan lanjutan atas insiden tersebut.