Gempa Bumi Magnitudo 4,6 Mengguncang Wilayah Melonguane di Kepulauan Talaud
Wilayah Melonguane di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, diguncang oleh gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 4,6. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa ini terjadi pada hari Minggu, 15 Februari 2026, tepatnya pukul 22.58 WIB.
Detail Lokasi dan Kedalaman Gempa
Menurut data yang dirilis BMKG melalui akun media sosial X, pusat gempa terletak sekitar 184 kilometer di timur laut Melonguane, Sulawesi Utara. Gempa ini memiliki kedalaman yang relatif dangkal, yaitu 10 kilometer di bawah permukaan bumi. Koordinat episentrum gempa tercatat pada 4,39 derajat lintang utara dan 128,29 derajat bujur timur.
BMKG menekankan bahwa informasi mengenai gempa ini masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data yang diterima. Dalam pernyataannya, BMKG menyatakan, "Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data." Hal ini merupakan langkah standar untuk memastikan akurasi laporan gempa bumi.
Dampak dan Kondisi Terkini
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan material yang disebabkan oleh gempa tersebut. Pihak berwenang setempat dan tim tanggap darurat masih melakukan pemantauan untuk menilai dampak sebenarnya dari kejadian ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi terbaru dari sumber-sumber resmi seperti BMKG.
Gempa dengan magnitudo 4,6 termasuk dalam kategori gempa ringan hingga sedang, yang biasanya dapat dirasakan oleh penduduk di sekitar episentrum namun jarang menyebabkan kerusakan signifikan. Namun, kedalaman yang dangkal dapat memperkuat getaran di permukaan, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.
Kepulauan Talaud, sebagai bagian dari wilayah rawan gempa di Indonesia, sering mengalami aktivitas seismik karena lokasinya yang dekat dengan zona subduksi. Insiden ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat dan pemerintah setempat.