Asap Muncul di Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana Ramadan 2026, Damkar Dikerahkan
Asap di Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana, Damkar Dikerahkan

Insiden Asap di Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana Ramadan 2026, Petugas Damkar Dikerahkan

Jakarta - Sebuah insiden kemunculan asap terjadi di Masjid Istiqlal pada malam Rabu (18/2/2026), tepat saat pelaksanaan salat Tarawih perdana untuk bulan Ramadan 1447 Hijriah. Kejadian ini memicu respons cepat dari petugas pemadam kebakaran (damkar) yang segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Pantauan Langsung di Lokasi

Berdasarkan pantauan di tempat, pada pukul 21.02 WIB, terlihat sejumlah petugas damkar berjaga di halaman Masjid Istiqlal. Beberapa unit mobil pemadam kebakaran juga telah dikerahkan ke masjid yang berlokasi di Jalan Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat ini. Petugas masih tetap bersiaga di lokasi meskipun penanganan telah memasuki fase pendinginan.

Situasi proses pendinginan, jelas seorang petugas dari Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta. Laporan awal mengenai kemunculan asap diterima oleh petugas damkar pada pukul 20.13 WIB, yang kemudian direspons dengan mengerahkan 9 unit mobil damkar beserta 36 personel ke Masjid Istiqlal.

Kronologi dan Penanganan Insiden

Penanganan darurat dimulai sejak pukul 20.17 WIB. Informasi sementara menunjukkan bahwa asap muncul dari ruang CCTV di dalam masjid. Petugas damkar tidak hanya melakukan pendinginan, tetapi juga aktif menyedot asap dari ruangan tersebut untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Hingga saat ini, belum ada informasi detail mengenai asal usul atau penyebab pasti kemunculan asap tersebut. Kronologi peristiwa juga masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Suasana Tarawih Tetap Kondusif

Meskipun terjadi insiden ini, suasana salat Tarawih perdana di Masjid Istiqlal dilaporkan tetap kondusif. Jemaah yang hadir untuk beribadah tidak terganggu secara signifikan, karena penanganan asap oleh damkar dilakukan dengan cepat dan tertib. Acara keagamaan penting ini berlangsung dengan khidmat tanpa gangguan berarti dari kejadian darurat tersebut.

Insiden ini mengingatkan akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menangani situasi darurat, terutama di tempat-tempat ibadah yang ramai selama bulan suci Ramadan. Pihak berwenang terus memantau perkembangan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah.