Yunani tengah menghadapi gelombang panas yang diperkirakan mencapai puncaknya pada awal pekan ini. Dinas Meteorologi Nasional Yunani memperkirakan suhu udara berpotensi menembus 41 derajat Celsius di sejumlah wilayah. Kondisi terpanas diprediksi terjadi pada Senin (20/7/2026) dan Selasa (21/7/2026), terutama di wilayah daratan utama dan Pulau Kreta.
Gelombang Panas Mulai Sejak Sabtu
Gelombang panas mulai melanda Yunani sejak Sabtu (18/7/2026) dan terus mengalami peningkatan suhu. Observatorium Nasional Athena mencatat suhu di atas 40 derajat Celsius untuk pertama kalinya pada tahun ini terjadi di Kota Konitsa, Yunani barat laut. Rekor suhu tertinggi tercatat di wilayah tersebut, menandai awal musim panas yang ekstrem.
Dampak dan Imbauan
Pemerintah Yunani mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama pada siang hari. Otoritas setempat juga membuka pusat pendingin di berbagai kota untuk membantu warga yang terdampak. Gelombang panas ini berpotensi mengganggu sektor pariwisata dan pertanian, yang menjadi andalan ekonomi Yunani. Para petani diimbau untuk melindungi tanaman dari sengatan matahari langsung.
Menurut data dari Dinas Meteorologi, suhu tinggi diperkirakan bertahan hingga pertengahan pekan. Masyarakat diingatkan untuk menjaga hidrasi dan menghindari paparan sinar matahari berlebih. Kondisi ini juga meningkatkan risiko kebakaran hutan, sehingga pihak berwenang meningkatkan kewaspadaan di kawasan hutan.



