Peringatan Gubernur Jawa Barat tentang Penggunaan Gawai pada Anak
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan peringatan keras kepada para orangtua untuk tidak membiarkan anak-anak mereka menggunakan gawai dalam waktu yang terlalu lama. Menurut Dedi, kebiasaan menatap layar secara berlebihan dapat mengurangi aktivitas fisik anak dan meningkatkan risiko munculnya penyakit kronis sejak usia dini, termasuk diabetes dan gagal ginjal.
Ancaman Kesehatan Tidak Hanya dari Kurang Gizi
Dedi menilai bahwa ancaman kesehatan anak saat ini tidak hanya berkaitan dengan kekurangan asupan gizi. Masalah juga dapat muncul ketika nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tidak diolah menjadi energi karena anak jarang bergerak. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara asupan gizi dan aktivitas fisik untuk mencegah berbagai penyakit.
"Kebiasaan menatap layar secara berlebihan dapat mengurangi aktivitas fisik anak dan meningkatkan risiko munculnya penyakit kronis sejak usia dini, termasuk diabetes dan gagal ginjal," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya.
Upaya Mengurangi Ketergantungan Anak pada Gawai
Peringatan ini sejalan dengan upaya yang dilakukan oleh berbagai daerah, seperti Pemerintah Kabupaten Batang yang menggunakan permainan tradisional seperti gobak sodor dan egrang untuk mengurangi ketergantungan anak pada gawai. Langkah ini diharapkan dapat mendorong anak-anak untuk lebih aktif bergerak dan bersosialisasi.



