Hotman Paris Datangi Kejagung, Ngaku Jadi Kuasa Hukum Febrie
Hotman Paris Datangi Kejagung, Jadi Kuasa Hukum Febrie

Pengacara senior Hotman Paris Hutapea mendatangi Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Jumat (17/7) pagi. Kepada awak media, Hotman mengaku telah ditunjuk oleh mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, untuk menjadi kuasa hukumnya.

Penunjukan Resmi dan Tujuan Kedatangan

"Resmi (ditunjuk) surat kuasa (diserahkan) pagi ini," ujar Hotman kepada wartawan di lokasi. Ia menjelaskan bahwa kedatangannya hari ini bertujuan untuk menanyakan apakah benar kliennya mendapat panggilan pemeriksaan dari penyidik atau tidak. "Baru mau nanya ada enggak panggilannya," jelasnya.

Tiga Sprindik Baru Terbit

Sebelumnya, Kejagung menerbitkan tiga surat perintah penyidikan (Sprindik) baru terkait kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret Febrie Adriansyah. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menyebut penerbitan tiga Sprindik baru tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti pengalihan perkara dari Kepolisian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Ketiga Sprindik itu terkait tindak pidana korupsi dan TPPU untuk PT Krakatau Steel; pengadaan batu bara PLTU untuk PLN yang mengakibatkan blackout; hingga perkara ASABRI.

Tim Khusus Jaksa Senior

Dalam kasus ini, Anang mengatakan telah dibentuk tim khusus berisikan sembilan jaksa senior yang mayoritas pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia memastikan sembilan anggota tersebut sangat berkompeten dan tidak bersikap resistensi atau menolak kasus korupsi yang menjerat Febrie.

"Mereka adalah jaksa-jaksa senior yang berpengalaman, mayoritas pernah di KPK, dan kami pastikan tidak ada resistensi dalam menangani perkara ini," tegas Anang.

Langkah Selanjutnya

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Febrie Adriansyah mengenai penunjukan Hotman sebagai kuasa hukum. Kejagung juga belum memberikan pernyataan lebih lanjut terkait pemeriksaan terhadap Febrie.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga