Karhutla Landa Gunung Anjing Bandung, 88 Kebakaran Lahan Terjadi Sejak Januari 2026
Karhutla Gunung Anjing Bandung, 88 Kebakaran Lahan Sejak Januari

Kebakaran lahan kembali melanda wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kali ini, titik api terlihat di Gunung Anjing, Kecamatan Pameungpeuk, serta perbukitan Cikuya, Lagadar, Kecamatan Margaasih. Peristiwa ini menambah panjang daftar kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026.

Kebakaran di Gunung Anjing Tak Terjangkau

Kabid Pemadaman Disdamkar Kabupaten Bandung, Asep Bintang, mengonfirmasi bahwa kebakaran di Gunung Anjing terjadi di area puncak yang sulit dijangkau. "Lokasi titik yang terbakar berada jauh dari permukiman warga, tidak bisa dijangkau kendaraan maupun berjalan kaki. Kami hanya melakukan monitoring dan memantulkan penanganan ke BPBD," ujar Asep kepada wartawan, Kamis (30/7/2026), dikutip dari detikJabar.

Kondisi medan yang ekstrem membuat upaya pemadaman langsung tidak memungkinkan. Tim Disdamkar memilih untuk mengandalkan pemantauan jarak jauh sambil berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Hingga berita ini diturunkan, api masih belum sepenuhnya padam.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kebakaran di Lagadar Berhasil Dipadamkan

Berbeda dengan Gunung Anjing, kebakaran di perbukitan Cikuya, Lagadar, Kecamatan Margaasih, dapat diatasi. Peristiwa terjadi pada Rabu (29/7/2026) dan sempat viral di media sosial. Asep menjelaskan bahwa area yang terbakar adalah semak belukar dekat perumahan. "Alhamdulillah bisa kita atasi. Kami menerjunkan personel dari Pos Taman Kopo Indah (TKI) dan Mako Soreang untuk memadamkan api," katanya.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 200 meter persegi. Sumber api diduga berasal dari pembakaran sampah yang kemudian merembet ke semak belukar. "Area yang semak belukar yang terbakarnya. Dengan luas 200 meter persegi," tambah Asep.

Rekor Kebakaran Lahan: 88 Kejadian Sepanjang 2026

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kabupaten Bandung, Iman Irianto Sudjana, mengungkapkan data mengejutkan. Sejak 1 Januari hingga 29 Juli 2026, tercatat 88 kebakaran lahan. "Peningkatan terjadi bulan Juni sebanyak 13 kali dan 72 kali pada bulan Juli hingga tanggal 29 kemarin," ujar Iman. Artinya, lebih dari 80 persen kebakaran lahan terjadi dalam satu bulan terakhir.

Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada 2025, total kebakaran lahan hanya 19 kejadian dari total 309 kebakaran. Sementara pada semester pertama 2026 (Januari–Juni), Disdamkar mencatat 199 kebakaran, dengan 16 di antaranya melibatkan lahan atau semak belukar. Lonjakan pada Juli mengindikasikan dampak kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.

Zona Merah Karhutla di Kabupaten Bandung

BPBD Kabupaten Bandung telah memetakan titik rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sejak awal Juni 2026. Berdasarkan riwayat kejadian, terdapat lima kecamatan yang masuk zona merah. Titik-titik tersebut meliputi Gunung Anjing di Kecamatan Arjasari, Gunung Wayang di Kecamatan Pangalengan, serta kawasan Kawah Putih di Kecamatan Rancabali. Selain itu, kerawanan juga terdeteksi di Desa Cilame, Sukamulya, dan Buninagara yang berada di wilayah Kecamatan Kutawaringin.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, menegaskan pemetaan ini berdasarkan catatan kejadian sebelumnya. "Data itu berdasarkan riwayat kejadian sebelumnya. Jadi ada lima kecamatan yang rawan Karhutla," kata Diki, Rabu (8/6/2026), dikutip dari detikJabar.

Dengan kondisi cuaca yang masih kering, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan. Disdamkar dan BPBD terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla yang lebih luas.

Kesimpulan

Kebakaran lahan di Gunung Anjing dan Lagadar menjadi alarm bagi Kabupaten Bandung. Data menunjukkan tren peningkatan yang tajam pada Juli 2026. Meskipun api di Lagadar berhasil dipadamkan, titik api di Gunung Anjing masih dalam pemantauan. Lima kecamatan telah diidentifikasi sebagai zona merah. Kerja sama antara Disdamkar, BPBD, dan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah meluasnya kebakaran.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga