Banyuwangi Jadi Percontohan Program Ketahanan Pesisir Berbasis Ekonomi Biru
Banyuwangi Jadi Percontohan Ketahanan Pesisir Ekonomi Biru

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan Inisiatif Ketahanan Pesisir (Coastal Resilience Initiatives) di Puslatpurmar 7 Lampon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Program kolaboratif ini dirancang untuk menjaga ekosistem pesisir melalui penerapan ekonomi biru, melibatkan sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi Jawa Timur, pemerintah kabupaten Banyuwangi, pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan warga lokal. Kegiatan berlangsung di kawasan Pantai Lampon, Pesanggaran, yang menjadi lokasi percontohan pertama program ini.

Lima Pilar Ekonomi Biru KKP

Direktur Pembinaan Penataan Ruang Laut KKP, Amehr Hakim, menegaskan bahwa inisiatif tersebut selaras dengan implementasi ekonomi biru KKP yang memiliki lima pilar. "Ada lima pilar di dalamnya, mulai memperluas kawasan konservasi, penangkapan ikan terukur, budidaya berkelanjutan, pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, serta laut bebas dari sampah," ujarnya dalam pernyataan resmi pada Kamis, 30 Juli 2026. Menurutnya, program Coastal Resilience Initiatives akan menjadi embrio atau percontohan yang bisa direplikasi ke wilayah lain. "Kami harapkan selain Banyuwangi, bisa kami lebarkan lagi ke pesisir utara dan selatan di Jawa Timur," tambah Amehr Hakim.

Dukungan Pemerintah Daerah dan Kolaborasi Multisektor

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menegaskan bahwa daerahnya telah mengimplementasikan pengelolaan laut berkelanjutan berbasis masyarakat. Bukti nyata adalah pada pertengahan Juli 2026, perwakilan negara ASEAN dan Pasifik dalam forum ASEAN-ID Blue menyambangi Banyuwangi untuk mendalami praktik pengembangan ekonomi biru. "Dengan kolaborasi banyak pihak, mulai perusahaan seperti PT BSI dan ditambah dukungan dari Kementerian KKP, kami percaya kelestarian ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat," ujar Mujiono.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Enam Pilar Ketahanan Ekosistem Pesisir

Coastal Resilience Initiatives hadir sebagai investasi jangka panjang untuk menyelaraskan konservasi lingkungan, pemberdayaan warga, dan pembangunan pesisir secara berkelanjutan. Program ini didukung oleh enam pilar utama: penanaman mangrove, pelestarian hutan pantai, transplantasi terumbu karang, pengembangan ekowisata, peningkatan pendapatan nelayan, serta penguatan mandiri kelembagaan nelayan. Setiap pilar dirancang saling terkait untuk menciptakan dampak holistik bagi ekosistem pesisir dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dengan menjadikan Banyuwangi sebagai percontohan, KKP berharap dapat memperluas program ke wilayah pesisir lainnya di Jawa Timur dan Indonesia. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menerapkan ekonomi biru yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pesisir terhadap perubahan iklim dan tekanan ekologis.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga