Rahayu Saraswati Dorong IKN Jadi Destinasi Sports Tourism, Usul Fun Run Berkala
Rahayu Saraswati Dorong IKN Jadi Destinasi Sports Tourism

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mendorong pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai destinasi sports tourism dan wellness tourism. Dalam kunjungan kerja spesifik ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Nusantara, Kalimantan Timur, pada Senin (13/7/2026), ia mengusulkan penyelenggaraan kegiatan Fun Run secara berkala untuk menarik wisatawan sekaligus menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Usulan Fun Run Berkala di IKN

Menurut Rahayu, kawasan IKN memiliki suasana yang sangat mendukung untuk kegiatan olahraga masyarakat, terutama pada malam hari. Ia menekankan pentingnya desain pencahayaan luar ruangan yang dapat menjadi daya tarik tersendiri. "Dengan lampu-lampu ini saya rasa desain lighting outdoor bisa sangat berpengaruh dan itu menjadi hal yang bisa kita dorong untuk adanya kegiatan-kegiatan wisata kebugaran atau wellness tourism, termasuk sports tourism," ujar politisi Fraksi Partai Gerindra ini dalam keterangan tertulisnya.

Rahayu menilai penyelenggaraan Fun Run tidak hanya bermanfaat bagi sektor olahraga dan pariwisata, tetapi juga menciptakan multiplier effect yang besar terhadap perekonomian daerah. Kehadiran peserta dan wisatawan akan meningkatkan aktivitas pelaku UMKM, sektor makanan dan minuman, hingga penjualan produk suvenir lokal. "Multiplier effect-nya luar biasa. Pertama mendatangkan wisatawan, yang kedua dengan datangnya wisatawan berdampak bagi UMKM, food and beverage, mungkin bahkan suvenir dan seterusnya. Itu akan menjadi daya tarik dan menambah nilai yang luar biasa. Saya rasa itu jadi satu kegiatan yang bisa diadakan mungkin setiap tiga bulan," terangnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

IKN sebagai Gerbang Wisata Kalimantan Timur

Rahayu juga berharap IKN tidak hanya berkembang sebagai pusat pemerintahan, tetapi menjadi gerbang bagi wisatawan untuk menjelajahi berbagai destinasi di Kalimantan Timur. Menurutnya, pengembangan desa wisata dan potensi budaya lokal di sekitar kawasan IKN harus terus diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata.

Ia meyakini meningkatnya kunjungan wisatawan ke IKN akan menjadi insentif bagi desa-desa di sekitarnya untuk mengembangkan potensi wisata masing-masing, sehingga tercipta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. "Kalau misalkan IKN ini bisa menjadi pemantik untuk membawa para wisatawan keliling ke daerah-daerah sekitar, itu menjadi insentif untuk desa-desa di sekitar IKN mengembangkan wisatanya masing-masing. Banyak hal yang saya rasa bisa dikembangkan untuk kembali lagi menghadirkan multiplier effect," tuturnya.

Dengan adanya usulan ini, diharapkan IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga destinasi wisata olahraga dan kebugaran yang mampu mendongkrak perekonomian lokal melalui sektor pariwisata.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga