Mati Listrik di Jaksel dan Tangsel, PLN Lakukan Perbaikan Jaringan
Listrik Padam di Jaksel-Tangsel, PLN Perbaiki Jaringan
Gangguan listrik melanda sejumlah titik di Jakarta Selatan (Jaksel) dan Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin pagi, 3 Agustus 2026. Laporan yang masuk melalui akun X PLN menyebutkan wilayah seperti Ciledug, Pondok Aren, Pamulang, Pondok Cabe, Ciputat, dan Bintaro mulai mengalami pemadaman sejak subuh. Hingga pukul 07.20 WIB, keluhan warga masih terus berdatangan dan direspons oleh petugas PLN.

Wilayah Terdampak dan Keluhan Warga

Berdasarkan pantauan detikNews pada akun X PLN, Senin (3/8/2026), sejumlah warganet mengunggah laporan mati lampu. Ciledug, Pondok Aren, Pamulang, Pondok Cabe, Ciputat, dan Bintaro disebut sebagai kawasan yang padam. Beberapa warganet mengaku pemadaman terjadi sejak subuh, sehingga banyak warga yang hendak bersiap beraktivitas harus menghadapi listrik yang belum menyala.Selain lokasi-lokasi tersebut, PLN juga menyebut Pesanggrahan di Jakarta Selatan serta Pondok Betung dan Pondok Aren di Tangerang Selatan terdampak. Dengan demikian, pemadaman kali ini menyebar di sejumlah titik yang relatif berdekatan, dari wilayah Jakarta Selatan hingga perbatasan Tangerang Selatan. Kondisi ini membuat warga yang bergantung pada listrik untuk keperluan rumah tangga, seperti pompa air dan peralatan elektronik, mengalami kendala di pagi hari.

Respons PLN: Perbaikan Jaringan Sedang Berlangsung

Dalam akun X-nya, PLN memberikan jawaban atas setiap keluhan warga. Salah satu balasan menjelaskan bahwa petugas sedang melakukan perbaikan jaringan listrik yang berdampak pada pemadaman di wilayah Pesanggrahan Jaksel. "Mohon maaf atas gangguan yang dialami, saat ini sedang dilakukan perbaikan jaringan listrik yang berdampak padam di wilayah Pesanggrahan Jaksel. Petugas sedang mengupayakan penormalan kembali secepatnya," tulis PLN.PLN kembali menegaskan kondisi serupa terjadi di kawasan Pondok Betung dan Pondok Aren. "Mohon maaf atas gangguan yang dialami, saat ini sedang dilakukan perbaikan jaringan listrik yang berdampak padam di wilayah Pondok Betung dan Pondok Aren," tulis PLN lagi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti gangguan maupun estimasi waktu pemulihan. Namun, PLN memastikan petugas telah dikerahkan ke lapangan untuk mempercepat proses penormalan pasokan listrik.

Dampak di Lingkungan Sekolah

Pemadaman listrik juga dirasakan di lingkungan sekolah. Eva, orang tua siswa di sebuah sekolah swasta di Pondok Cabe, mengaku menerima kabar bahwa sekolah anaknya mengalami mati listrik. Informasi itu diperolehnya dari teman-teman sekolah anaknya yang sudah tiba lebih pagi. "Barusan teman-temannya yang sudah sampai sekolah WhatsApp," ujar Eva saat dikonfirmasi.Situasi ini tentu memengaruhi kesiapan sekolah dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar. Beberapa kegiatan yang membutuhkan proyektor, komputer, atau tata suara biasanya harus menyesuaikan kondisi. Meskipun demikian, belum ada laporan mengenai pembatalan kegiatan sekolah akibat pemadaman listrik kali ini. Eva sendiri masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak sekolah.

Perkembangan dan Tips Menghadapi Pemadaman

Hingga pukul 07.20 WIB, PLN belum memberikan informasi resmi tentang kapan listrik kembali normal. Namun, unggahan terbaru di akun X PLN menunjukkan proses perbaikan terus dilakukan. Warga di kawasan terdampak diharapkan memantau informasi dari kanal resmi PLN agar tidak tertinggal perkembangan.Dalam menghadapi pemadaman mendadak seperti ini, warga dapat melakukan sejumlah langkah antisipasi. Mematikan peralatan elektronik yang tidak sedang digunakan dapat membantu mencegah kerusakan saat listrik kembali menyala. Menyimpan daya ponsel dan menyiapkan senter juga termasuk cara sederhana yang berguna, terutama jika padam berlangsung lama.Gangguan listrik pada pagi hari memang menjadi tantangan bagi warga yang beraktivitas di rumah maupun di luar rumah. Dengan adanya respons cepat dari PLN melalui media sosial dan petugas di lapangan, diharapkan pasokan listrik dapat segera pulih. Masyarakat pun berharap proses penormalan tidak berlangsung terlalu lama sehingga aktivitas harian dapat kembali berjalan seperti biasa.