Transjakarta Minta Maaf Atas Gangguan Sistem Booking Seat Royaltrans
PT Transjakarta secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan setelah sistem pemesanan kursi atau booking seat untuk layanan Royaltrans menuai keluhan pada hari pertama penerapannya. Keluhan tersebut muncul pada Rabu, 15 April 2026, menyusul implementasi sistem baru yang bertujuan meningkatkan kenyamanan perjalanan.
Keluhan Penumpang Beredar di Media Sosial
Keluhan dari penumpang mulai viral di berbagai platform media sosial, salah satunya melalui akun Instagram @infocibubur._ yang mengunggah foto antrean panjang di luar bus Royaltrans. Kondisi ini memicu kritik tajam terhadap sistem booking seat yang dinilai belum berjalan optimal dan justru menimbulkan ketidaknyamanan.
"PT Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan saat hari pertama pemberlakuan booking seat Royaltrans," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardhani, dalam pernyataannya pada Kamis, 16 April 2026.
Janji Evaluasi dan Perbaikan Layanan
Ayu Wardhani menjelaskan bahwa sistem booking seat merupakan inovasi terbaru untuk memberikan kepastian tempat duduk serta pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan terencana. Namun, pihaknya mengakui bahwa masih diperlukan sejumlah evaluasi mendalam untuk meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan.
"Kami mendengar masukan pelanggan, kemudian telah mengambil langkah-langkah teknis dan strategis untuk memastikan pengalaman pelanggan yang lebih baik," tegas Ayu.
Optimasi Layanan dan Transparansi Informasi
Sebagai tindak lanjut, Transjakarta berkomitmen untuk mengoptimalkan layanan teknis dan informasi kepada pelanggan. Pelanggan tetap dapat melakukan pemesanan kursi pada hari keberangkatan jika masih terdapat kursi yang tersedia.
"Untuk memudahkan pelanggan melakukan perencanaan perjalanan, pemesanan kursi Royaltrans melalui aplikasi TJ: Transjakarta bisa dilakukan mulai H-7 keberangkatan," jelas Ayu.
Selain itu, Transjakarta akan melakukan pembaruan informasi secara berkala untuk memastikan transparansi data kursi yang tersedia. "Kami melakukan update seat secara berkala melalui Instagram Story di akun resmi @PT_Transjakarta dan @infotije, pelanggan juga bisa terus memantau melalui aplikasi TJ: Transjakarta," tambahnya.
Sosialisasi dan Komitmen Perbaikan
Transjakarta juga akan memperkuat sosialisasi di lapangan dengan mengerahkan petugas untuk membantu mengarahkan pelanggan dan memberikan informasi terkait sistem booking seat. "Transjakarta berkomitmen untuk terus mendengarkan seluruh masukan pelanggan sebagai dasar perbaikan layanan. Kami menghargai kesabaran pelanggan dan terus berupaya memberikan layanan transportasi premium yang nyaman, aman, dan terpercaya," pungkas Ayu Wardhani.
Sebagai informasi, sepanjang tahun 2024, Transjakarta berhasil melayani 371,4 juta pelanggan dengan rata-rata lebih dari 1 juta pelanggan per hari, menunjukkan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap layanan transportasi ini.



