Jalur Fungsional Tol Japek II Selatan Resmi Dioperasikan untuk Arus Mudik Lebaran
Jalur fungsional Tol Japek II Selatan mulai dioperasikan untuk pertama kalinya pada H-2 Lebaran, tepatnya Kamis, 19 Maret 2026. Pengoperasian ini dilakukan oleh Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division bersama PT Jasamarga Japek Selatan sebagai bagian dari layanan antisipasi arus mudik Lebaran tahun ini.
Antisipasi Kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek
Menurut Senior General Manager JMT Widiyatmiko Nursejati, pengoperasian jalur ini bertujuan untuk mencegah penambahan lajur contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek. Dengan adanya jalur fungsional ini, hanya tersisa satu lajur bagi pengendara yang menuju Jakarta, sehingga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas.
"Pengoperasian jalur fungsional Tol Japek II Selatan menjadi langkah antisipasi atas penambahan lajur contraflow," jelas Widiyatmiko. Ia menambahkan bahwa pengoperasian dimulai pukul 09.55 WIB atas diskresi pihak kepolisian.
Rute dan Akses Gratis bagi Pemudik
Jalur Fungsional Japek II Selatan dapat diakses melalui akses Sadang di KM 77 ruas Tol Cipularang arah Jakarta. Pengendara dapat melintas hingga Gerbang Tol Bojongmangu, kemudian melanjutkan perjalanan melalui kawasan Delta Mas dan masuk kembali ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek via Gerbang Tol Cibatu.
Yang terpenting, pengguna jalan yang melalui jalur ini tidak dipungut biaya tambahan. Mereka hanya akan membayar tarif normal untuk ruas Tol Cipularang hingga Sadang. Ini menjadi kabar baik bagi pemudik dari arah Bandung atau Rancaekek yang hendak menuju Jabodetabek.
Imbauan Keamanan dan Kecepatan
Karena berstatus sebagai jalur fungsional, pengendara diimbau untuk:
- Tidak memacu kendaraan melebihi kecepatan 40 km/jam.
- Menjaga jarak aman antar kendaraan.
- Memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang tersedia.
- Mengikuti arahan petugas di lapangan.
Widiyatmiko menekankan bahwa keselamatan dan kelancaran arus mudik menjadi prioritas utama dalam pengoperasian jalur ini.
Dampak Positif bagi Arus Mudik 2026
Pengoperasian jalur fungsional ini diharapkan dapat meredam dinamika lalu lintas yang kerap terjadi selama periode mudik Lebaran. Dengan adanya alternatif rute gratis, diantisipasi akan terjadi distribusi kendaraan yang lebih merata, mengurangi kemacetan di titik-titik rawan seperti rest area KM 57.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dan pihak swasta dalam menyediakan infrastruktur transportasi yang mendukung mobilitas masyarakat selama hari raya. Pemudik disarankan untuk memanfaatkan jalur ini guna perjalanan yang lebih lancar dan aman.



