Sopir Angkot Demo Tutup Jalan, Lalu Lintas Bekasi Macet Parah
Sopir Angkot Demo, Lalin Bekasi Macet Parah

Sopir Angkot Demo Tutup Jalan, Lalu Lintas di Bekasi Macet Parah

Kota Bekasi dilanda kemacetan parah akibat aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah sopir angkutan perkotaan (angkot). Aksi protes ini berlangsung di Jalan Jenderal Ahmad Yani, salah satu jalur utama di wilayah tersebut, pada Kamis, 12 Februari 2026.

Penutupan Jalan dan Dampak Kemacetan

Para sopir angkot menutup akses jalan dengan cara mengjejerkan kendaraan mereka di sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani. Tindakan ini langsung berdampak pada arus lalu lintas yang menjadi sangat padat dan macet.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mengonfirmasi bahwa kondisi lalu lintas di lokasi tersebut terpantau padat akibat aksi demo. Berdasarkan pemantauan udara dari ATCS Kota Bekasi, terlihat bahwa mobil angkot para pendemo benar-benar menutup lalu lintas menuju Tol Barat dan kawasan Sumarecon.

"Pantauan udara menunjukkan massa pendemo menutup akses jalan sehingga arus kendaraan arah Tol Barat maupun arah Summarecon terpantau tidak bergerak," jelas pernyataan resmi dari Dishub Kota Bekasi.

Upaya Penanganan oleh Petugas

Untuk mengatasi kepadatan yang terjadi, petugas berupaya mengurai kemacetan di lokasi. Dishub Kota Bekasi melakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di ruas Jalan Ahmad Yani sebagai langkah mengurangi kepadatan.

"Saat ini kondisi sedang diupayakan penanganannya oleh petugas di lapangan," tambah pernyataan tersebut. Upaya penanganan ini dilakukan secara intensif untuk mengembalikan kelancaran arus lalu lintas secepat mungkin.

Imbauan untuk Pengguna Jalan

Dishub Kota Bekasi mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut. Petugas meminta masyarakat untuk:

  • Tetap berhati-hati selama melintas di area terdampak
  • Mematuhi semua arahan dari petugas yang bertugas di lapangan
  • Menggunakan jalur alternatif bila memungkinkan untuk menghindari kemacetan

"Kami mengimbau pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan," tegas perwakilan Dishub. Imbauan ini penting mengingat dampak aksi demo yang cukup signifikan terhadap mobilitas kendaraan di kawasan Bekasi.

Situasi ini menunjukkan bagaimana aksi demonstrasi di ruas jalan utama dapat menyebabkan gangguan serius pada sistem transportasi perkotaan. Dishub Kota Bekasi terus memantau perkembangan dan berkoordinasi untuk menormalkan kondisi lalu lintas secepat mungkin.