Libur Imlek, Polres Bogor Berlakukan Sistem Satu Arah di Jalur Puncak Usai 64.000 Kendaraan Melintas
Polres Bogor telah menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalur Puncak selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Kebijakan ini diambil setelah volume kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Ciawi mencapai sekitar 64.000 unit sejak pagi hingga Minggu, 15 Februari 2026.
Penerapan Sistem Satu Arah untuk Atasi Kepadatan
Kepala Urusan Pembinaan Operasi Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menjelaskan bahwa sistem satu arah dari kawasan Puncak menuju Jakarta diberlakukan mulai pukul 12.00 WIB dan kembali dinormalkan pada pukul 17.30 WIB. "Memang di hari Minggu ini sudah banyak pengunjung yang turun dari kawasan wisata Puncak menuju Jakarta dan sekitarnya. Karena itu mulai pukul 12.00 kami berlakukan satu arah arah bawah dan baru dinormalkan pukul 17.30 WIB," ujar Ardian saat ditemui di Pos Polisi Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/2/2026).
Berdasarkan data hingga pukul 18.00 WIB, jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan wisata Puncak tercatat sebanyak 22.600 unit. Sementara kendaraan yang keluar menuju Jakarta dan sekitarnya mencapai 24.800 unit. "Sehingga memang masih dominan yang sudah turun atau kembali ke arah Jakarta dan sekitarnya. Total kendaraan yang terpantau hari ini mencapai 64.000," jelasnya.
Antisipasi Lonjakan Lalu Lintas di Hari Berikutnya
Libur panjang Tahun Baru Imlek tahun ini berlangsung sejak Sabtu (14/2/2026) hingga Selasa (17/2/2026), seiring adanya cuti bersama yang mendorong peningkatan mobilitas wisatawan ke kawasan Puncak. Ardian menambahkan, tingkat hunian hotel di kawasan Puncak mulai menurun. Dari sebelumnya 56 persen, kini tercatat sekitar 48 persen. Meski demikian, masih terdapat wisatawan yang bertahan karena keesokan harinya masih termasuk hari libur.
Untuk mengantisipasi potensi lonjakan arus lalu lintas pada Senin (16/2/2026), Satlantas Polres Bogor menyiapkan kembali sejumlah skema rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan ganjil-genap dan sistem satu arah. "Kami tetap mempersiapkan esok hari, termasuk kemungkinan penerapan ganjil-genap dan satu arah. Di pagi hari bisa diberlakukan satu arah ke atas, kemudian siang hari satu arah ke bawah," ujarnya.
Pengaturan Manual dan Kesiapan Personel
Pada malam hari, petugas tetap melakukan pengaturan lalu lintas secara manual dengan menerjunkan sekitar 20 personel di sejumlah titik rawan kemacetan di sepanjang Jalur Puncak. Selain itu, 14 personel disiagakan hingga malam hari guna memastikan kelancaran arus kendaraan. Polres Bogor bersama TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP menyatakan kesiapan penuh untuk mengamankan serta memperlancar arus lalu lintas selama sisa periode libur panjang Tahun Baru Imlek.
Rekayasa lalu lintas ini menjadi langkah penting untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Jalur Puncak saat musim liburan. Dengan koordinasi antar instansi, diharapkan perjalanan wisatawan dapat berjalan lebih lancar dan aman.