KAI Siap Tindak Lanjuti Instruksi Prabowo Usai Blusukan di Bantaran Rel Senen
KAI Siap Tindak Lanjuti Instruksi Prabowo di Bantaran Rel

KAI Respons Cepat Instruksi Presiden Usai Kunjungan Mendadak ke Bantaran Rel

PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto terkait penataan permukiman warga di sekitar jalur rel kereta api. Pernyataan ini dikeluarkan menyusul kunjungan mendadak atau blusukan yang dilakukan oleh Presiden ke kawasan padat penduduk di bantaran rel sekitar Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (26/3/2026).

Inventarisasi dan Pengamanan sebagai Langkah Awal

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa perusahaan akan segera melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap kawasan dan warga yang tinggal di sekitar jalur rel. Tindakan ini merupakan bagian integral dari upaya pengamanan area perkeretaapian yang lebih komprehensif.

"KAI mendukung penuh instruksi Presiden melalui program inventarisasi permukiman warga di sekitar jalur rel dan penguatan pengamanan area. Kami telah memulai koordinasi intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk merancang solusi jangka pendek, sekaligus berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan pihak terkait lainnya untuk menyusun langkah-langkah strategis jangka panjang," tegas Bobby dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Jumat (27/3/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Fokus Awal pada Kawasan Pasar Senen

Bobby menegaskan bahwa untuk kawasan Pasar Senen, KAI akan melakukan:

  • Pengecekan lapangan secara detail
  • Kajian lanjutan yang mendalam sebagai tahap awal implementasi
  • Ekspansi program ke titik-titik kritis lainnya di sepanjang jaringan rel nasional

"Penataan permukiman di sekitar jalur rel bukan hanya tentang keamanan operasional kereta api, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan hidup yang lebih layak dan tertib bagi masyarakat. Ini merupakan komitmen kami untuk meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus menjamin keselamatan perjalanan kereta api," papar Bobby lebih lanjut.

Potensi Pengembangan Hunian yang Signifikan

KAI mengungkapkan data penting bahwa perusahaan saat ini mengelola lahan perkeretaapian seluas lebih dari 327 juta meter persegi yang memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan hunian layak. Secara khusus di wilayah Jabodetabek, potensi pengembangan mencapai sekitar 131 ribu unit hunian yang strategis karena berlokasi di sekitar simpul-simpul transportasi utama.

Tiga Pilar Strategi Implementasi

Bobby merinci bahwa KAI akan menindaklanjuti instruksi Presiden melalui tiga langkah utama:

  1. Inventarisasi komprehensif permukiman warga di sekitar jalur rel kereta api
  2. Penguatan sistem pengamanan area perkeretaapian
  3. Kolaborasi multipihak dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk solusi segera dan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk program berkelanjutan

"Seluruh upaya ini diarahkan untuk mewujudkan hunian yang layak sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat yang selama ini tinggal di area rawan," tambahnya.

Latar Belakang Kunjungan Presiden

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan mendadak ke permukiman padat di bantaran rel kereta api kawasan Senen. Setelah berdialog langsung dan menyerap aspirasi warga, Presiden langsung menginstruksikan para menteri terkait dan pimpinan PT KAI untuk segera membangun hunian yang layak bagi masyarakat yang tinggal di area tersebut.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi melalui akun Instagram resmi Setkab bahwa "Tadi malam, setelah blusukan menyapa warga di pinggir rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat," Presiden telah memberikan arahan konkret untuk penanganan segera kondisi permukiman di bantaran rel.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga