Jalur 'Langit' Transjakarta Koridor 13 Masih Berlubang, Warga Desak Perbaikan Cepat
Jalan layang atau yang dikenal sebagai jalur 'langit' pada koridor 13 Transjakarta masih mengalami masalah lubang di sejumlah titik. Kondisi ini membuat penumpang merasa tidak nyaman dan berharap adanya perbaikan segera dari pihak terkait.
Kondisi Lubang di Jalur Langit
Pantauan di lokasi pada Senin (23/2/2026) siang menunjukkan bahwa terdapat beberapa lubang di jalur langit koridor 13. Lubang-lubang ini mulai ditemukan di tanjakan setelah Halte Tegal Mampang dan semakin banyak ketika bus melewati area dari Halte Rawa Barat hingga Halte CSW.
Ukuran lubang bervariasi, ada yang kecil dan ada yang besar. Beberapa lubang cukup dalam dan bahkan terisi kubangan air hujan, yang dapat memperparah kondisi jalan.
Dampak pada Lalu Lintas Bus
Banyaknya lubang di sekitar jalur langit menyebabkan bus harus melambat saat melintasi area tersebut. Selain itu, bus terkadang terpaksa melewati jalur yang berlawanan untuk menghindari jalan berlubang, yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Meskipun sebagian lubang sudah ditambal dengan aspal, namun sejumlah tambalan tidak rata dan ada yang kembali berlubang, menunjukkan bahwa perbaikan yang dilakukan belum optimal.
Keluhan dari Penumpang
Seorang penumpang bernama Ricky (34) mengungkapkan bahwa lubang-lubang tersebut membuat perjalanan menjadi tidak nyaman. "Bus bergetar ketika melintas, dan ini sangat mengganggu kenyamanan penumpang," ujarnya.
Ricky berharap lubang di jalur langit bisa diperbaiki dengan cepat agar perjalanan menjadi lebih lancar dan aman.
Penumpang lainnya, Adam (27), juga menyuarakan harapan yang sama. "Semoga perbaikan dilakukan secara permanen, bukan sekadar tambalan sementara yang mudah rusak kembali," katanya.
Adam menambahkan bahwa perbaikan yang baik akan memberikan kenyamanan lebih bagi sopir dan penumpang Transjakarta.
Harapan untuk Solusi Permanen
Warga dan penumpang Transjakarta koridor 13 mendesak pihak berwenang untuk segera menangani masalah lubang di jalur langit ini. Perbaikan yang tepat dan berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan dalam menggunakan layanan transportasi umum tersebut.