Harga Tiket Bus dari Jakarta Naik Jelang Lebaran 2026, Terminal Kampung Rambutan Ramai
Harga Tiket Bus Naik Jelang Lebaran, Terminal Kampung Rambutan Ramai

Harga Tiket Bus dari Jakarta Naik Jelang Lebaran 2026, Terminal Kampung Rambutan Ramai

Penjualan tiket bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mengalami lonjakan signifikan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Baik pembelian secara daring maupun langsung di loket terminal menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi, menandai dimulainya persiapan perjalanan pulang kampung.

Rute Favorit dan Lonjakan Pemesanan

Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengungkapkan bahwa sejumlah rute menjadi favorit masyarakat. Yogyakarta, Malang, Surabaya, serta berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi tujuan utama para pemudik. Mayoritas calon penumpang telah memesan tiket untuk keberangkatan pada tanggal 17 atau 18 Maret 2026, yang jatuh pada H-3 dan H-4 Lebaran.

"Masyarakat yang mengalami kendala dalam pembelian daring dapat langsung datang ke terminal untuk membeli tiket melalui loket resmi perusahaan otobus," jelas Revi. Dia juga memprediksi akan terjadi kenaikan tarif dasar angkutan Lebaran sekitar H-7, dengan besaran yang ditentukan masing-masing PO. Namun, semua kenaikan harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Kenaikan Harga Tiket dan Persiapan Armada

Sutrisno Rico, Penanggung Jawab PO Bus Sinar Jaya di Terminal Kampung Rambutan, memberikan contoh konkret mengenai kenaikan harga. Untuk rute menuju Pemalang, tarif yang semula Rp 120.000 telah naik menjadi Rp 150.000 mulai 10 Maret 2026. Kemungkinan besar, harga tersebut berpotensi mencapai Rp 270.000 mendekati H-1 Lebaran, mengingat permintaan yang terus meningkat.

Dia juga menjelaskan bahwa pemesanan tiket untuk rute jarak jauh telah meningkat tajam. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, perusahaan otobus telah menyiapkan armada tambahan. Jumlah penumpang diprediksi akan meningkat secara signifikan jelang H-1 Lebaran, sehingga persiapan ekstra sangat diperlukan.

Kebijakan Pemerintah: Mudik Gratis dan Diskon Transportasi

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan lebih dari 78 ribu tiket mudik gratis untuk Lebaran 2026. Alokasi ini ditujukan untuk dua moda transportasi, yaitu bus dan kereta api. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa sekitar 50 ribu tiket mudik gratis via bus telah disiapkan, dengan tujuan perjalanan menuju 34 provinsi di Indonesia.

"Kami dari Kementerian Perhubungan juga menyiapkan beberapa diskon. Di antaranya adalah untuk moda transportasi, kami menyiapkan mudik gratis untuk tujuan 34 provinsi dengan menggunakan 401 kendaraan bus," ujarnya. Selain itu, Kemenhub juga akan memberikan tiket gratis untuk 28 ribu lebih penumpang kereta api di Pulau Jawa, meliputi lintas utara, tengah, dan selatan.

Pemerintah juga mengumumkan insentif ekonomi berupa stimulus tarif transportasi sebesar Rp 911,16 miliar pada periode Lebaran 2026. Dana ini berasal dari alokasi APBN maupun non-APBN, dan akan digunakan untuk memangkas tarif angkutan selama musim mudik. Diskon akan diberikan untuk tiket kereta api, kapal laut, hingga pesawat.

Untuk diskon tarif kereta api, PT KAI (Persero) akan memberikan potongan hingga 30 persen dari harga normal selama 15 hari, yaitu dari 14 hingga 29 Maret 2026. Targetnya adalah 1,2 juta penumpang. Sementara itu, diskon tarif juga akan dilakukan oleh PT Pelni (Persero) untuk angkutan laut dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk angkutan penyeberangan.

Dengan berbagai kebijakan ini, diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih mudah dan terjangkau, meskipun terjadi kenaikan harga tiket bus di beberapa terminal seperti Kampung Rambutan.