KAI Siapkan Diskon Tiket 30% untuk Mudik Lebaran 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mengumumkan persiapan diskon tiket sebesar 30 persen untuk periode angkutan Lebaran pada tahun 2026. Program stimulus ekonomi ini dirancang untuk mendukung mobilitas masyarakat selama musim mudik dan arus balik Idul Fitri.
Periode Berlaku dan Tujuan Program
Diskon ini akan berlaku untuk perjalanan kereta api dalam rentang waktu 14 hingga 29 Maret 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi yang diberikan oleh pemerintah pada triwulan pertama tahun 2026, dengan fokus pada sektor transportasi publik.
Transportasi publik menjadi salah satu sektor prioritas yang mendapat dukungan untuk menjaga kelancaran pergerakan masyarakat. Hal ini penting mengingat tingginya volume perjalanan selama musim mudik Lebaran, yang seringkali menimbulkan kepadatan lalu lintas.
Data Mobilitas Sebagai Acuan
Berkaca pada data mobilitas sebelumnya, pada Lebaran 2025, jumlah orang yang melakukan perjalanan tercatat mencapai 154,62 juta orang. Angka ini menunjukkan betapa signifikannya pergerakan masyarakat selama periode liburan keagamaan tersebut.
Sebagai perbandingan, mobilitas selama libur Natal dan Tahun Baru mencapai 110,43 juta orang. Data ini menggarisbawahi bahwa mudik Lebaran cenderung memiliki volume perjalanan yang lebih tinggi, sehingga memerlukan perhatian khusus dari penyelenggara transportasi.
Implikasi dan Harapan
Dengan adanya diskon ini, diharapkan dapat meringankan beban finansial masyarakat yang ingin pulang kampung. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan konsumsi dan aktivitas selama periode mudik.
Kebijakan ini diharapkan tidak hanya memudahkan perjalanan, tetapi juga berkontribusi pada pemulihan ekonomi pasca-pandemi. Dukungan terhadap transportasi publik seperti kereta api dianggap strategis karena mampu mengangkut penumpang dalam jumlah besar dengan efisiensi yang lebih baik.
Persiapan ini menunjukkan komitmen KAI dan pemerintah dalam mengantisipasi kebutuhan transportasi masa depan, sekaligus merespons tren mobilitas yang terus meningkat dari tahun ke tahun.