Arus Mudik Lebaran 2026: 40 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol MBZ
Jakarta - Gelombang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah telah dimulai dengan intensitas tinggi. Puluhan ribu kendaraan terpantau meninggalkan Ibu Kota melalui Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ). Data terkini menunjukkan bahwa sebanyak 40.523 kendaraan telah melintasi tol MBZ pada arus mudik.
Lonjakan Signifikan Dibandingkan Kondisi Normal
Menurut Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JCC) Hendri Taufik, angka tersebut terjadi pada Minggu (15/3/2026). Lonjakan volume kendaraan mencapai 74,36 persen jika dibandingkan dengan kondisi normal, yang biasanya hanya mencatat 23.241 kendaraan pada H-6 Idul Fitri tahun 2026.
"Terjadi peningkatan yang cukup signifikan dalam arus mudik tahun ini," kata Hendri Taufik di Bekasi, seperti dilansir dari kantor berita Antara, Senin (16/3/2026).
Sementara itu, pada arah sebaliknya, kendaraan yang menuju Jakarta melalui Ruas MBZ tercatat sebanyak 32.565 unit. Angka ini justru mengalami penurunan sebesar 2,19 persen dibandingkan lalu lintas normal, yang biasanya mencapai 33.293 kendaraan per hari.
Akumulasi Data dari H-10 hingga H-6 Lebaran
JCC juga mencatat akumulasi pergerakan kendaraan sejak H-10 hingga H-6 Lebaran 2026. Sebanyak 176.815 kendaraan terpantau meninggalkan Jakarta melalui ruas Jalan Layang MBZ. Angka ini meningkat 36,09 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal, yang biasanya hanya 129.923 kendaraan.
"Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar Jakarta menjelang Lebaran sudah mulai meningkat secara bertahap," tambah Hendri.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Dalam menghadapi potensi kepadatan lalu lintas, Hendri mengimbau para pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan mudik melalui ruas Jalan Layang MBZ untuk mengatur waktu perjalanan dengan bijak.
"Kami mengimbau para pengguna jalan untuk dapat mengatur waktu perjalanan secara bijak serta mempersiapkan perjalanan dengan baik agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas pada waktu-waktu tertentu," ujar Hendri. "Dengan demikian, perjalanan dapat berlangsung lebih lancar dan nyaman."
Selain itu, pengguna jalan juga diharapkan untuk:
- Memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima.
- Menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak.
- Mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan yang dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.
Akses Informasi dan Layanan
Untuk memudahkan perjalanan, pengendara dapat mengakses informasi terkini maupun permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol melalui berbagai saluran yang disediakan oleh Jasa Marga Group, antara lain:
- Pusat panggilan 24 jam di nomor 133.
- Akun Twitter @PTJASAMARGA.
- Aplikasi Travoy 4.5 untuk pengguna iOS dan Android.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi semua pengguna jalan.
