Arus Balik Lebaran: 89 Ribu Kendaraan Padati Puncak Bogor via Tol di H+2
Polisi mengungkapkan total volume kendaraan yang melintas di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada H+2 Lebaran kemarin mencapai angka yang signifikan. Tercatat sebanyak 89 ribu kendaraan roda empat atau mobil telah melintas di kawasan wisata tersebut dalam rentang waktu tertentu.
Catatan Tertinggi Sejak Hari Lebaran
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menyatakan bahwa jumlah tersebut merupakan yang terbanyak sejak hari Lebaran pada Sabtu lalu. Data ini dikumpulkan dari pukul 00.00 hingga 22.00 WIB, menunjukkan puncak kepadatan lalu lintas di area Puncak.
"Untuk dibandingkan dengan dua hari sebelumnya, baik itu di hari Sabtu maupun di hari Minggu, memang sesuai dengan data sampai dengan pukul 22.00 WIB tertinggi. Tertinggi dalam artian sudah mencapai 89.000 kendaraan roda empat, baik yang naik maupun yang turun dari kawasan wisata Puncak," kata Ardian, seperti dikutip pada Selasa (24/3/2026).
Kendaraan Tercatat via Pintu Tol
Jumlah 89 ribu kendaraan tersebut merupakan mobil yang tercatat melalui pintu tol, sehingga kemungkinan kendaraan yang melintas secara keseluruhan lebih banyak dari angka itu. Hal ini mengindikasikan tingginya arus balik pemudik yang kembali ke Jakarta setelah merayakan Lebaran di daerah sekitar Puncak.
Rekayasa Lalu Lintas One Way Diterapkan Dua Kali
Untuk mengatasi kemacetan, polisi melakukan rekayasa sistem satu arah atau one way sebanyak dua kali pada hari itu. Ardian menjelaskan bahwa one way pertama dilaksanakan pada pagi hari ke arah Puncak, sedangkan yang kedua pada siang hari ke arah Jakarta.
One way pagi hari digelar dari pukul 06.30 hingga 11.40 WIB, dengan catatan kendaraan yang masuk dan keluar tol pada periode tersebut sebanyak 42 ribu unit. "Kemudian pada saat kami laksanakan rekayasa one way ke bawah atau dari Puncak menuju Jakarta, itu data yang kami himpun sampai dengan saat ini di pukul 22.00 WIB itu mencapai 46.000 kendaraan," jelasnya.
Kendaraan Turun Lebih Banyak ke Jakarta
Berdasarkan data tersebut, terlihat bahwa lebih banyak kendaraan yang turun dari arah Puncak menuju ke Jakarta dibandingkan yang naik. Kondisi ini menyebabkan one way digelar dalam durasi yang cukup lama, mencapai sekitar 9 jam, untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi risiko kemacetan parah.
Penerapan strategi lalu lintas ini menjadi upaya penting dalam menangani puncak arus balik Lebaran, yang kerap menimbulkan tantangan di kawasan wisata seperti Puncak Bogor. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi peraturan yang berlaku guna menjaga keselamatan selama perjalanan.



