Jasa Marga Operasikan 22 Gardu Tol di Cikampek Utama untuk Arus Balik Lebaran
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) telah mengoptimalkan layanan di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama dengan mengoperasikan hingga 22 gardu tol. Langkah ini dilakukan untuk mendukung penerapan rekayasa lalu lintas one way pada periode arus balik Lebaran di ruas Tol Trans Jawa.
Optimalisasi Layanan untuk Mengurai Kepadatan Kendaraan
Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa optimalisasi layanan ini bertujuan mendukung rekayasa lalu lintas one way lokal bertahap guna mengurai kepadatan kendaraan. "JTT mengoptimalkan pelayanan di GT Cikampek Utama untuk mendukung rekayasa lalu lintas one way lokal bertahap di ruas Tol Trans Jawa, guna mengurai kepadatan pada arus balik Lebaran," ujarnya dalam keterangan resmi di Karawang, Jawa Barat, pada Jumat (27/3/2026).
Rekayasa lalu lintas one way ini diterapkan secara bertahap, dimulai dari KM 132 ruas Tol Cikopo–Palimanan hingga KM 70 GT Cikampek Utama ruas Tol Jakarta–Cikampek sejak pukul 08.47 WIB. Selanjutnya, skema diperluas dari KM 263 ruas Tol Pejagan–Pemalang hingga KM 70 GT Cikampek Utama pada pukul 10.23 WIB.
Kebijakan Situasional dan Evaluasi Berkelanjutan
Ria menegaskan bahwa kebijakan rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional sesuai diskresi kepolisian dan akan terus dievaluasi berdasarkan kondisi di lapangan. Sebagai barrier terakhir yang menerima kendaraan dari arah timur Trans Jawa, GT Cikampek Utama kini menjadi titik krusial dalam pengendalian arus balik.
Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, JTT tidak hanya mengoperasikan 22 gardu, tetapi juga berpotensi menambah kapasitas hingga 26 gardu. "JTT mendukung penuh kebijakan rekayasa lalu lintas yang ditetapkan oleh kepolisian guna memastikan arus kendaraan tetap bergerak lancar dan terkendali," tambah Ria.
Kesiapan Operasional dan Imbauan bagi Pengguna Jalan
JTT juga memastikan kesiapan operasional melalui beberapa langkah:
- Optimalisasi petugas di lapangan
- Pengoperasian gardu tol secara maksimal
- Penambahan dukungan layanan transaksi untuk mempercepat proses di gerbang tol
- Pemantauan lalu lintas secara real time melalui CCTV yang terintegrasi dengan pusat pengendalian informasi
Seiring meningkatnya volume kendaraan pada arus balik Lebaran, JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk:
- Merencanakan perjalanan sejak dini
- Memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima
- Mempersiapkan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol
- Mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan dan kenyamanan bersama
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan arus balik Lebaran di Tol Trans Jawa dapat berjalan lebih lancar dan terkendali, mengurangi kemacetan yang kerap terjadi pada periode puncak seperti ini.



