Messi, seekor kucing berusia 15 tahun di Yogyakarta, mencatat sejarah sebagai hewan peliharaan pertama yang memiliki Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM). Kucing betina bercorak 'kembang telon' ini resmi menjadi anggota Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) dengan nomor register 12.KCG.0001 setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di Gedung Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah DIY, Minggu (5/7/2026).
Latar Belakang Penerbitan KTAM untuk Hewan
Pemelihara Messi adalah Wakil Ketua PW Muhammadiyah DIY, Azman Latif. Menurut Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PWM DIY, Ananto Isworo, penerbitan KTAM untuk hewan peliharaan ini merupakan bagian dari basis pendataan warga Muhammadiyah yang memiliki hewan peliharaan. Langkah ini menjadi awal untuk membangun gerakan kepedulian terhadap kesehatan hewan di lingkungan Muhammadiyah.
Ananto menegaskan bahwa semangat Islam sebagai rahmatan lil 'alamin diwujudkan Muhammadiyah tidak hanya melalui kepedulian terhadap sesama manusia, tetapi juga terhadap kesejahteraan hewan. "Kami ingin menunjukkan bahwa Islam mengajarkan kasih sayang kepada semua makhluk," ujarnya.
Pemeriksaan Kesehatan Massal
Pada acara pemeriksaan kesehatan hewan peliharaan akhir pekan lalu, total 60 ekor kucing dibawa oleh pemiliknya ke Gedung PW Muhammadiyah DIY. Setiap kucing yang telah diperiksa kesehatannya berhak mendapatkan KTAM sebagai tanda keanggotaan di KucingMu.
KucingMu sendiri merupakan wadah dakwah bagi para pecinta hewan, khususnya kucing. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan hewan di kalangan warga Muhammadiyah.
Kisah Messi, Kucing Berusia 15 Tahun
Azman menceritakan bahwa Messi diadopsi dari kerabatnya saat berusia sekitar 2 bulan. "Alhamdulillah ya, meski usianya sudah termasuk tua untuk ukuran kucing, tapi Messi masih diberikan kesehatan sampai sekarang," ujar Azman, Selasa (7/7).
Nama Messi terinspirasi dari megabintang sepak bola asal Argentina, Lionel Messi. "Kisaran tahun 2011 itu ya, Lionel Messi memang lagi jago-jagonya. Nah anak saya memang penggemar Messi, ya sudah makanya kucingnya dikasih nama Messi," terang Azman.
Azman juga mengungkapkan keunikan Messi yang tanpa diajari sudah bisa buang air di toilet. "Pas awal diadopsi itu si Messi ini tanpa diajari sudah bisa buang air di toilet, sampai sekarang masih konsisten. Entah buang air kecil atau besar, semua di toilet. Jadi ndak perlu repot-repot," imbuhnya.
Dampak dan Harapan
Penerbitan KTAM untuk hewan peliharaan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk turut peduli terhadap kesejahteraan hewan. Muhammadiyah berencana untuk terus mengembangkan program-program yang melibatkan hewan peliharaan sebagai bagian dari dakwah dan pelayanan masyarakat.
Dengan adanya KucingMu, diharapkan semakin banyak warga Muhammadiyah yang sadar akan pentingnya merawat hewan dengan baik dan memberikan perhatian pada kesehatan mereka. Messi kini menjadi simbol kepedulian Muhammadiyah terhadap semua ciptaan Tuhan.



