PWNU NTB Siap Menjadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35 dengan Dukungan Penuh
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (PWNU NTB) telah secara resmi mengajukan kesiapan untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35. Kesiapan ini disampaikan melalui surat resmi yang telah dikirimkan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menandakan kesungguhan PWNU NTB dalam menyukseskan agenda nasional yang penting ini.
Kesiapan Menyeluruh dari Aspek Teknis hingga SDM
Ketua PWNU NTB, Prof. Masnun Tahir, menegaskan bahwa kesiapan NTB tidak hanya mencakup aspek teknis penyelenggaraan, tetapi juga melibatkan kesiapan sumber daya manusia serta soliditas organisasi NU di seluruh tingkatan di wilayah Nusa Tenggara Barat. Dalam keterangannya pada Senin (30/3/2026), Prof. Masnun menyatakan, "PWNU NTB secara resmi menyatakan siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Muktamar NU ke-35. Kesiapan ini sudah kami sampaikan melalui surat resmi kepada PBNU."
Ia menambahkan bahwa keyakinan ini lahir dari kekuatan organisasi NU di NTB, dukungan kuat dari warga nahdliyin, serta infrastruktur yang memadai untuk menyelenggarakan perhelatan besar tingkat nasional. "Yang kami siapkan bukan hanya aspek teknis penyelenggaraan, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dan soliditas organisasi NU di seluruh tingkatan di NTB. Insyaallah, kami siap jika diberi amanah menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35," paparnya lebih lanjut.
Alasan Historis dan Dukungan Pemerintah
Prof. Masnun mengungkapkan sejumlah alasan kuat yang membuat NTB layak dan siap menjadi tuan rumah Muktamar NU. Selain kesiapan organisasi dan dukungan masyarakat, NTB juga memiliki jejak sejarah dan figur penting dalam perjalanan Nahdlatul Ulama. "Alasan lain, karena ada sesepuh NU kita di sini, Al-Mukarrom TGH Lalu Muhammad Turmuzi Badaruddin. Ini menjadi bagian dari kekuatan moral dan historis bagi kami di NTB untuk ikut berkhidmah dan menyukseskan Muktamar NU," jelasnya.
Lebih lanjut, kesiapan NTB juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Prof. Masnun menyebutkan bahwa Gubernur NTB dalam beberapa kesempatan telah menyampaikan kesiapan untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Muktamar NU Tahun 2026. "Gubernur NTB dalam beberapa kesempatan juga telah menyampaikan kesiapan dan dukungannya untuk menyukseskan Muktamar NU Tahun 2026. Ini tentu menjadi semangat tambahan bagi kami bahwa ikhtiar ini didukung bersama," imbuhnya.
Kehormatan dan Komitmen Pelayanan Terbaik
Menjadi tuan rumah Muktamar NU dianggap sebagai kehormatan besar bagi warga Nahdlatul Ulama di NTB. Prof. Masnun menekankan bahwa seluruh elemen organisasi di daerah siap bergerak bersama untuk memberikan pelayanan terbaik jika kepercayaan tersebut diberikan. "Ini bukan sekadar soal menjadi penyelenggara kegiatan, tetapi juga bagian dari khidmah kami kepada jam'iyah. NTB siap menyambut para kiai, pengurus, dan warga NU dari seluruh Indonesia," pungkasnya dengan penuh semangat.
Dengan demikian, PWNU NTB menunjukkan komitmen yang kuat dan persiapan matang untuk menghadapi tantangan sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35, didukung oleh faktor historis, soliditas organisasi, dan dukungan pemerintah setempat.



