Beredar Pesan Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H Dimajukan, Ini Faktanya
Lini masa media sosial belakangan ini tengah diramaikan dengan beredarnya unggahan yang mengklaim bahwa sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah dimajukan dari jadwal semula. Pesan berantai tersebut menyebar luas dan menarik perhatian banyak netizen yang tengah menantikan kepastian hari raya Idul Fitri.
Klaim Berdasarkan Data Satelit
Dalam pesan yang beredar, disebutkan bahwa berdasarkan data satelit, fase new moon atau ijtimak diperkirakan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 08.23 WIB. Dengan demikian, hilal dinilai berpotensi terlihat pada siang hari, yang memengaruhi perhitungan awal Syawal.
Pesan itu lebih lanjut menyebutkan kemungkinan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Akibatnya, waktu pelaksanaan sidang isbat pemerintah diklaim berubah dari jadwal awal yang telah direncanakan.
Detail Perubahan Jadwal yang Diklaim
Bunyi pesan berantai yang diterima menyatakan, "Kemungkinan 1 Syawal 1447 akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Maka sidang isbat pemerintah dari rencana awal akan dilaksanakan hari Kamis, 19 Maret 2026 pukul 16.00 dimajukan menjadi pukul 13.00 pada hari yang sama."
Informasi ini menimbulkan berbagai reaksi di kalangan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan persiapan menyambut hari raya. Namun, penting untuk dicatat bahwa hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang mengenai perubahan jadwal tersebut.
Beredarnya pesan semacam ini kerap terjadi jelang penetapan hari besar keagamaan, sehingga masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi dari sumber yang terpercaya dan otoritatif sebelum menyebarkannya lebih lanjut.
