Gus Ipul Sowan ke Ulama NU di Situbondo, Laporkan Persiapan Muktamar dan Munas Kombes
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Panitia Muktamar NU, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, memanfaatkan momen silaturahmi Idulfitri untuk melakukan kunjungan penting ke sejumlah ulama di Situbondo, Jawa Timur. Kunjungan ini bertujuan untuk melaporkan perkembangan persiapan Muktamar dan Munas Kombes NU, serta memohon doa restu agar seluruh agenda organisasi berjalan dengan lancar dan tertib.
Momen Silaturahmi di Sukorejo, Situbondo
Rangkaian silaturahmi tersebut dilakukan di Sukorejo, Situbondo, di mana Gus Ipul pertama-tama sowan kepada Wakil Rais Aam PBNU, KH Afifuddin Muhadjir. Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi Gus Ipul untuk menyampaikan update terkini mengenai persiapan Muktamar NU yang direncanakan pada Juli atau Agustus mendatang, serta Munas Kombes yang insyaallah akan digelar pada bulan April ini.
Dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 28 Maret 2026, Gus Ipul menegaskan bahwa tradisi sowan kepada para ulama merupakan bagian integral dari budaya NU dalam meminta nasihat, arahan, dan doa restu. "Selain bersilaturahmi dan meminta doa, saya juga melaporkan persiapan agenda-agenda strategis khususnya di lingkungan NU," ujarnya.
Kunjungan ke Pesantren Wali Songo dan Pesantren Salafiyah
Setelah dari Sukorejo, Gus Ipul melanjutkan kunjungannya ke KH Raden Muhammad Kholil As'ad (Ra Kholil) di Pesantren Wali Songo, Situbondo. Dalam kunjungan ini, Gus Ipul mengenang peran para kiai yang telah membimbing perjalanan hidup dan pengabdiannya, menyebut silaturahmi tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para guru yang selama ini memberi doa restu dan bimbingan.
Menurut Gus Ipul, dukungan moral dan spiritual dari para ulama memiliki arti yang sangat penting, terutama di tengah besarnya tanggung jawab yang sedang diemban. "Saya berharap doa dari para masyayikh menjadi penguat dalam menyiapkan agenda-agenda organisasi, sekaligus program-program pemerintah," tambahnya.
Selanjutnya, Gus Ipul melanjutkan silaturahmi ke KH Idris Hamid di Pesantren Salafiyah Kota Pasuruan, Jawa Timur, untuk memperkuat jaringan dan koordinasi dengan para pemimpin agama setempat.
Pentingnya Doa Restu dalam Persiapan Organisasi
Kunjungan silaturahmi ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga mencerminkan komitmen Gus Ipul dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai keulamaan di NU. Dengan melibatkan para ulama dalam proses persiapan Muktamar dan Munas Kombes, diharapkan seluruh ikhtiar organisasi dapat membawa maslahat bagi jam'iyah serta umat secara luas.
Gus Ipul menekankan bahwa dalam menghadapi tantangan besar, dukungan dari para kiai dan ulama menjadi pondasi spiritual yang kokoh untuk memastikan kesuksesan acara-acara strategis NU ke depan.



