Gus Ipul Ajak Pengurus NU Fokus Persiapan Muktamar, Abaikan Berita Tidak Benar
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, secara tegas mengimbau seluruh pengurus, terutama di tingkat daerah, untuk tetap berkonsentrasi dalam mempersiapkan Muktamar Ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis (16/4/2026), Gus Ipul menekankan pentingnya tidak terpengaruh oleh berbagai isu atau berita yang beredar di media sosial yang kebenarannya belum dapat dipastikan.
Peringatan Keras Terhadap Penyebaran Hoaks
"Saya berharap para pengurus tidak terbawa oleh berita-berita yang belum tentu benar," ujar Gus Ipul kepada wartawan. "Karena kalau kita lihat media sosial, luar biasa sekali ramainya, dan itu belum tentu kebenarannya." Ia memberikan contoh konkret mengenai narasi-narasi palsu yang sedang beredar, seperti klaim bahwa ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menghambat persiapan muktamar atau bahwa dirinya sebagai sekjen enggan memberikan tanda tangan pada dokumen-dokumen penting.
Gus Ipul dengan jelas membantah kabar-kabar tersebut. "Jadi, tidak ada yang menghambat, tidak ada yang mengganggu. Semuanya berjalan dengan lancar," tegasnya. "Kalau ada kabar sekjen tidak mau tanda tangan dan lain sebagainya, itu adalah kabar yang tidak benar." Pernyataan ini dimaksudkan untuk meredam keresahan dan menjaga soliditas internal organisasi menjelang muktamar besar tersebut.
Langkah-Langkah Persiapan yang Telah Dijalankan
Di sisi lain, Gus Ipul mengungkapkan bahwa persiapan menuju Muktamar Ke-35 NU telah berjalan dengan baik dan terstruktur. Beberapa hal yang sudah disiapkan meliputi:
- Pembentukan kepanitiaan inti muktamar yang telah ditetapkan oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar bersama Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.
- Konsolidasi pengurus untuk melengkapi susunan kepanitiaan setelah kepanitiaan inti dibentuk.
- Pembentukan tim khusus yang bertugas menuntaskan seluruh Surat Keputusan (SK) dan keputusan-keputusan lain yang diperlukan dalam rangka menuju muktamar.
"Persiapan menuju muktamar terus kita lakukan, dan Insya Allah semuanya bisa berjalan lancar," kata Gus Ipul. "Kita mohon dukungan dari pengurus wilayah maupun pengurus cabang untuk semuanya berfokus dan menyiapkan diri mengikuti muktamar tersebut." Hal ini menunjukkan komitmen kuat PBNU untuk menyelenggarakan acara dengan sukses.
Prosedur Peserta dan Pencalonan Sudah Jelas
Mengenai peserta muktamar dan prosedur pencalonan ketua umum, Gus Ipul menegaskan bahwa seluruhnya telah diatur secara rinci dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PBNU serta peraturan-peraturan pendukung lainnya. "Siapa saja yang berhak menjadi peserta muktamar juga sudah ada ketentuannya di dalam AD/ART maupun peraturan-peraturan yang lain," jelasnya. Dengan demikian, tidak ada ruang untuk keraguan atau spekulasi yang dapat memicu konflik internal.
Dengan pesan yang jelas dan langkah-langkah persiapan yang terencana, Gus Ipul berharap seluruh elemen NU dapat bersatu dan menghindari distraksi dari informasi yang tidak akurat. Fokus utama saat ini adalah memastikan Muktamar Ke-35 NU berjalan sesuai jadwal dan menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi ke depan.



