Niat merupakan rukun wajib yang harus dilakukan oleh setiap Muslim yang hendak menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Menariknya, setidaknya terdapat enam versi niat puasa Ramadhan yang dapat dibaca atau diucapkan oleh umat Islam. Bacaan niat tersebut bervariasi, mulai dari yang singkat hingga yang lebih panjang, dan berlaku untuk sebulan penuh selama Ramadhan.
Semua Versi Niat Diperbolehkan
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, menegaskan bahwa semua versi niat puasa Ramadhan ini boleh dipergunakan oleh Muslim. Pernyataan ini disampaikan kepada media pada Senin, 16 Februari 2026. "Semuanya boleh dipergunakan," kata Anwar Abbas, menekankan fleksibilitas dalam praktik ibadah ini.
Fleksibilitas dalam Ibadah
Keberagaman versi niat puasa Ramadhan ini mencerminkan kekayaan tradisi Islam dalam menghadapi ibadah suci. Dengan pilihan bacaan yang berbeda-beda, umat Muslim dapat memilih yang paling sesuai dengan pemahaman dan kenyamanan spiritual mereka. Hal ini juga menunjukkan bahwa esensi niat lebih penting daripada bentuk lafalnya, asalkan dilakukan dengan kesungguhan hati untuk berpuasa.
Praktik ini sejalan dengan prinsip kemudahan dalam agama Islam, yang tidak ingin memberatkan umatnya. Dengan adanya enam versi niat, diharapkan setiap Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan penuh makna, tanpa terbebani oleh kerumitan teknis.