Festival Rujak Uleg 2026 kembali digelar dengan meriah, menghadirkan inovasi kuliner yang memadukan cita rasa tradisional dengan sentuhan internasional. Acara yang berlangsung pada 11 Mei 2026 ini menampilkan berbagai varian rujak uleg dari berbagai belahan dunia, termasuk Mesir dan Korea.
Perpaduan Rasa Lokal dan Global
Festival yang digelar di Jakarta ini tidak hanya menawarkan rujak uleg khas Indonesia, tetapi juga kreasi unik dari negara lain. Pengunjung dapat menikmati rujak uleg Mesir yang menggunakan bumbu khas Timur Tengah seperti za'atar dan tahini, serta rujak uleg Korea yang dipadukan dengan gochujang dan kimchi. Inovasi ini mendapat sambutan antusias dari pecinta kuliner.
Kuliner Tradisional Mendunia
Menurut panitia, festival ini bertujuan untuk memperkenalkan rujak uleg sebagai warisan kuliner Indonesia ke kancah internasional. "Kami ingin menunjukkan bahwa rujak uleg bisa beradaptasi dengan berbagai budaya tanpa kehilangan identitas aslinya," ujar salah satu penyelenggara. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan lomba meracik rujak dan workshop memasak.
- Rujak uleg Mesir dengan saus za'atar dan kacang arab
- Rujak uleg Korea dengan saus gochujang dan kimchi
- Rujak uleg tradisional Indonesia dengan petis dan kacang tanah
Festival ini dihadiri oleh puluhan stan yang menawarkan berbagai varian rujak, mulai dari yang pedas hingga manis. Pengunjung juga dapat mencicipi rujak uleg dengan bahan buah lokal seperti mangga muda, kedondong, dan bengkuang yang dipadukan dengan bumbu internasional.
Antusiasme Pengunjung
Ribuan pengunjung memadati area festival sejak pagi hari. Banyak di antara mereka yang penasaran dengan cita rasa rujak uleg dari luar negeri. Seorang pengunjung bernama Sari mengaku sangat menikmati rujak uleg Korea karena sensasi pedas manisnya yang unik. "Biasanya saya hanya makan rujak biasa, tapi yang Korea ini beda banget, enak!" ujarnya.
Festival Rujak Uleg 2026 menjadi bukti bahwa kuliner tradisional Indonesia mampu bersaing dan berinovasi di era global. Acara ini diharapkan dapat terus digelar setiap tahun untuk memperkaya khazanah kuliner nusantara.



