Durian Musang King Dinobatkan Buah Tropis Terburuk Versi Taste Atlas
Durian Musang King Terburuk Versi Taste Atlas

Kabar mengejutkan datang dari dunia kuliner internasional. Durian Musang King, varietas buah tropis premium asal Malaysia yang sangat populer di Asia, justru dinobatkan sebagai salah satu buah tropis dengan rating terburuk di dunia. Berdasarkan rilis terbaru dari situs panduan kuliner dunia, Taste Atlas, buah yang terkenal dengan aroma menyengat dan harga selangit ini masuk dalam jajaran buah tropis yang paling tidak disukai oleh audiens global.

Karakteristik dan Popularitas Durian Musang King

Dalam ulasannya, Taste Atlas menggambarkan buah tropis ikonik ini berdasarkan ciri fisiknya yang mencolok. "Buah ini berukuran besar dan memiliki kulit berduri yang khas," tulis Taste Atlas dalam deskripsinya, dikutip dari VN Express. Meskipun memiliki penggemar setia di Asia Tenggara, terutama di Malaysia dan Indonesia, durian Musang King justru mendapat penilaian rendah dari panel Taste Atlas yang mewakili selera global. Aroma kuat yang dihasilkan buah ini sering dianggap tidak sedap oleh banyak orang, terutama mereka yang tidak terbiasa dengan durian. Hal inilah yang menjadi alasan utama mengapa durian Musang King masuk dalam daftar buah tropis terburuk.

Penobatan ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat durian Musang King kerap dijual dengan harga tinggi di pasar internasional. Di negara asalnya, Malaysia, durian ini menjadi primadona dan sering dijadikan oleh-oleh khas. Namun, selera global ternyata berbeda. Taste Atlas menekankan bahwa penilaian didasarkan pada preferensi audiens dari berbagai negara, bukan hanya kualitas buah itu sendiri. Dengan demikian, meskipun durian Musang King memiliki tekstur lembut dan rasa manis yang khas, aroma menyengat menjadi hambatan utama dalam penerimaan global.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga
Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram