Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa revitalisasi Keraton Surakarta, yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional, akan dimulai pada tahun ini. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Penunjukan Pelaksana Revitalisasi
Pemerintah telah menunjuk Panembahan Agung Tedjowulan sebagai pelaksana revitalisasi melalui Surat Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026. Keputusan ini mengatur tentang penunjukan pelaksana perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sebagai kawasan cagar budaya peringkat nasional.
Fadli Zon menegaskan bahwa meskipun masih terjadi perselisihan kepemimpinan sejak wafatnya Pakubuwono XII, pemerintah akan menegakkan hukum jika ada upaya yang menghambat revitalisasi. "Karena keraton Surakarta ini sudah menjadi cagar budaya nasional, kita mulai laksanakan pada tahun ini di bawah pelaksanaan yang sudah ditunjuk oleh pemerintah yaitu Panembahan Agung Tedjowulan," ujar Fadli.
Fokus Revitalisasi: Fisik dan Non-Fisik
Menurut Fadli, revitalisasi tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga mencakup penguatan narasi sejarah, pengelolaan yang profesional, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan pelayanan publik. Dengan pendekatan ini, Keraton diharapkan dapat berkembang sebagai destinasi unggulan yang mengintegrasikan wisata budaya, sejarah, religi, dan edukasi.
"Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan salah satu pusat peradaban budaya Jawa yang memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi budaya kelas dunia. Melalui revitalisasi yang terencana dan kolaboratif, kita ingin menghadirkan kawasan budaya yang hidup, berdaya saing, dan berkelanjutan," kata Fadli Zon.
Pentingnya Keraton sebagai Cagar Budaya Nasional
Menbud menekankan bahwa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memiliki posisi penting sebagai pusat kebudayaan Jawa yang menyimpan nilai sejarah, tradisi, dan peradaban yang panjang. Statusnya sebagai kawasan cagar budaya peringkat nasional menuntut tanggung jawab bersama dalam menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sebagaimana amanat konstitusi untuk memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia.
Sebelumnya, Fadli Zon terus mendorong upaya revitalisasi keraton, museum, dan kawasan budaya di lingkungan Keraton Surakarta Hadiningrat, Jawa Tengah, secara bertahap dan berkelanjutan. Revitalisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata di kawasan tersebut.



