Libur Sekolah Picu Lonjakan Belanja Perabot Rumah Tangga
Libur Sekolah Picu Lonjakan Belanja Perabot Rumah

Fenomena Belanja Perabot saat Liburan Sekolah

JAKARTA, KOMPAS.com – Periode liburan sekolah identik dengan aktivitas perjalanan wisata atau rekreasi luar ruang. Namun, data pasar ritel menunjukkan kecenderungan lain yang tidak kalah masif: peningkatan belanja domestik untuk penataan ulang hunian. Banyak keluarga memilih memanfaatkan waktu senggang ini guna memperbarui atmosfer rumah, mengganti perabotan yang rusak, atau mengoptimalkan fungsi ruang demi kenyamanan beraktivitas bersama anak-anak di rumah.

Respon Pelaku Industri Furnitur

Fenomena transaksional ini dibaca secara jeli oleh pelaku industri furnitur. Menjawab kebutuhan pasar yang sensitif terhadap harga namun menuntut fungsionalitas tinggi, SELMA, jaringan ritel perabotan di bawah naungan Kawan Lama Group, meluncurkan program "Obral Murah Isi Rumah". Program ini menawarkan berbagai produk perabotan dengan harga terjangkau, mulai dari sofa, meja, kursi, hingga perlengkapan kamar tidur. Diskon hingga 50% diberikan untuk produk-produk terpilih, sehingga keluarga dapat merenovasi rumah tanpa menguras anggaran.

SELMA juga menyediakan layanan konsultasi desain gratis bagi pelanggan yang ingin menata ulang ruangan. Dengan program ini, diharapkan masyarakat dapat memaksimalkan waktu liburan untuk menciptakan hunian yang lebih nyaman dan fungsional. Promo berlangsung selama periode liburan sekolah di seluruh gerai SELMA di Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga
Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram