Salju Turun di Australia pada 'Hari Terdingin Bulan Maret'
Dunia Hari Ini kembali dengan laporan dari beberapa belahan dunia selama 24 jam terakhir, dengan fokus utama pada peristiwa cuaca ekstrem di Australia. Laporan ini disusun berdasarkan data dari Jumat, 27 Maret 2026.
Salju Menyambut Warga New South Wales
Salju turun di negara bagian New South Wales, Australia, di saat suhu di beberapa titik negara tersebut menyentuh angka di bawah 10 derajat Celcius. Warga Australia yang tinggal di wilayah Orange dan Millthrope pagi ini bangun disambut oleh salju, termasuk Jeremy Black, yang mengungkapkan keheranannya.
"Mengingat kemarin suhunya sekitar 26 derajat, rasanya sangat aneh," ujarnya, menggambarkan kontras cuaca yang drastis.
Peramal cuaca dari Biro Meteorologi, Kate Doyle, mengatakan beberapa daerah di selatan NSW berpotensi memecahkan rekor suhu. "Beberapa lokasi kami memperkirakan hari ini akan menjadi hari terdingin di bulan Maret sepanjang sejarah," katanya, menekankan keunikan fenomena ini dalam catatan meteorologi.
Peringatan Keamanan dari Pemimpin Oposisi Israel
Di belahan dunia lain, pemimpin oposisi utama Israel, Yair Lapid, menuduh pemerintah mengarahkan Israel menuju "bencana keamanan" karena kekurangan tentara tempur. Ia menyatakan bahwa IDF (Pasukan Pertahanan Israel) telah bekerja hingga batas maksimal dan bahkan melebihinya.
"Pemerintah membiarkan tentara yang terluka berada di medan perang," kata Lapid dalam pernyataan yang disiarkan televisi. Pernyataan itu menggemakan peringatan yang disampaikan sehari sebelumnya oleh kepala militer Letnan Jenderal Eyal Zamir kepada kabinet keamanan.
Laporan media mengutip Zamir yang mengatakan kepada kabinet keamanan bahwa "IDF berada di ambang kehancuran," menambah kekhawatiran atas situasi keamanan di wilayah tersebut.
Tragedi Kecelakaan Bus di Bangladesh
Sedikitnya 24 orang tewas setelah bus penumpang yang mengangkut sekitar 40 penumpang terjun ke Sungai Padma saat mencoba menaiki feri di Bangladesh. Kecelakaan itu terjadi pada hari Rabu (25/03) ketika bus kehilangan kendali saat mendekati feri di Daulatdia di distrik Rajbari, sekitar 100 km dari Dhaka.
Polisi dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Pertahanan Sipil mengatakan bus tersebut terbalik dan tenggelam hampir 30 kaki (9 m) ke dalam sungai. Pejabat Dinas Pemadam Kebakaran Talha Bin Zasim menjelaskan bahwa tim penyelamat menemukan 22 jenazah dari dalam bus yang tenggelam, termasuk enam pria, 11 perempuan, dan lima anak-anak.
Sejauh ini, 24 orang telah dipastikan tewas, termasuk dua perempuan yang meninggal setelah diselamatkan, katanya, menyoroti dampak tragis dari insiden ini.
Sanksi untuk Kompleks Penipuan di Kamboja
Pada hari Kamis (26/03), Inggris memberikan sanksi kepada operator yang diduga sebagai kompleks penipuan terbesar di Kamboja dan pasar kripto daring yang digunakan untuk memperdagangkan data pribadi curian. Ini menandakan upaya terbaru Kamboja untuk membongkar apa yang disebutnya sebagai jaringan "pusat penipuan" yang berkembang pesat di Asia Tenggara.
Para pekerja dikurung di kompleks yang dijaga ketat dan dipaksa untuk melakukan penipuan secara daring. Kantor Luar Negeri Inggris mengatakan pusat-pusat tersebut menargetkan korban secara global, menggunakan skema mulai dari penawaran investasi palsu hingga hubungan romantis palsu.
Pemerintah menetapkan Legend Innovation, operator dari kompleks Kamboja yang baru diidentifikasi yang dikenal sebagai "#8 Park", yang menurutnya merupakan situs penipuan terbesar di negara itu, menunjukkan tindakan tegas terhadap kejahatan siber.



