Gus Ipul Lanjutkan Silaturahmi Lebaran dengan Kunjungan ke Kiai di Jawa Timur
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul melanjutkan rangkaian silaturahmi Lebaran dengan mengunjungi sejumlah kiai terkemuka di Jawa Timur. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk mempererat tali silaturahmi, memohon doa restu, sekaligus menyampaikan berbagai program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat luas.
Silaturahmi Hangat dengan Ulama di Situbondo
Dalam agenda tersebut, Gus Ipul pertama-tama sowan ke kediaman KH Afifuddin Muhajir, Wakil Rais Aam PBNU di Situbondo. Pertemuan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Setelah itu, ia melanjutkan kunjungan ke kediaman KH Raden Muhammad Kholil As'ad di Pesantren Wali Songo.
"Alhamdulillah, saya bisa sowan ke Ra Kholil hari ini. Sebelumnya juga ke beberapa ulama, beberapa kiai. Mulai dari ujung barat, sekarang di ujung timur," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Ia menuturkan bahwa silaturahmi ini dilakukan secara khusus untuk memohon doa restu dari para ulama. "Sebelum di sini tadi saya sowan ke Wakil Rais Aam KH Afifuddin Muhadjir. Tentu sowan saya ke sini secara khusus saya minta doa restu," tuturnya.
Pentingnya Dukungan Ulama dan Pemerintah Daerah
Dalam pertemuan di Pesantren Wali Songo yang juga dihadiri oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Gus Ipul menyampaikan bahwa dukungan dari ulama, kiai, dan pemerintah daerah sangat krusial dalam menjalankan program-program pro rakyat.
"Yang kedua, tentu kami minta doa secara khusus. Ini berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat lewat berbagai program dan bantuan-bantuan pemerintah melalui Kementerian Sosial. Dalam rangka menyukseskan itu, kita perlu dukungan, kita perlu bantuan dari ulama, dari kiai, dan juga dari pemerintah daerah," kata Gus Ipul.
Penguatan Konsolidasi Data Kesejahteraan Sosial
Pada kesempatan yang sama, ia juga menyinggung pentingnya penguatan konsolidasi data kesejahteraan sosial antara Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Situbondo. Hal ini bertujuan agar penyaluran bantuan semakin tepat sasaran dan akurat.
"Hari ini saya didampingi oleh Bupati Situbondo Mas Rio, yang selama ini telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan kami sangat baik. Kami ingin ke depan Bupati Situbondo bersama Kementerian Sosial memperkuat konsolidasi data. Agar data kita akurat, sesuai dengan kenyataan, tidak ada lagi orang yang berhak menerima bantuan, tapi justru terabaikan," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa pembenahan data penting dilakukan agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang berhak. "Sebaliknya, orang-orang yang tidak memenuhi syarat malah menerima bantuan. Maka itu kami ingin bersama Pak Bupati melakukan konsolidasi data," kata Gus Ipul.
Rencana Penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Situbondo
Selain membahas soal data, Gus Ipul juga membicarakan rencana penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Situbondo. Program tersebut ditargetkan mulai hadir pada tahun depan, baik melalui rintisan maupun pembangunan gedung permanen.
Di Situbondo sendiri, Sekolah Rakyat permanen rencananya akan mulai dibangun di akhir tahun ini. Lahan sudah disiapkan dan sudah disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera dibangun.
"Salah satu yang kita harapkan, tahun depan di Situbondo harus ada penyelenggaraan Sekolah Rakyat, apakah nanti rintisan atau sudah menggunakan gedung permanen," ujar Gus Ipul.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus memutus mata rantai kemiskinan.
Silaturahmi Berlanjut ke Pasuruan
Usai dari Situbondo, rangkaian silaturahmi Lebaran dilanjutkan ke kediaman KH Idris Hamid di Pesantren Salafiyah, Pasuruan. Kunjungan ini menunjukkan komitmen Gus Ipul dalam menjaga hubungan baik dengan tokoh agama dan masyarakat di berbagai daerah.



