Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca yang berpotensi mengganggu pelaksanaan sidang isbat penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi. Sidang isbat tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026, dan Rabu, 18 Februari 2026.
Potensi Hujan Lebat Hingga Sangat Lebat
Menurut analisis BMKG, sejumlah wilayah di Indonesia diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat selama periode sidang isbat tersebut. Kondisi cuaca ekstrem ini perlu diwaspadai karena dapat mempengaruhi aktivitas masyarakat, termasuk proses pengamatan hilal atau bulan sabit yang menjadi dasar penentuan awal bulan puasa.
Angin Kencang Juga Mengancam
Selain potensi hujan lebat, BMKG juga mengungkapkan bahwa beberapa wilayah lainnya berisiko dilanda angin kencang pada tanggal 17 hingga 18 Februari 2026. Kombinasi hujan deras dan angin kencang ini berpotensi menimbulkan gangguan seperti banjir, pohon tumbang, atau gangguan transportasi, yang dapat menghambat persiapan menyambut bulan suci Ramadhan.
Imbauan BMKG kepada Masyarakat
Sebagai langkah antisipasi, BMKG mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca terkini. Masyarakat disarankan untuk mengakses kanal informasi resmi BMKG guna mendapatkan peringatan dini dan peringatan cuaca ekstrem yang akurat.
Beberapa kanal informasi resmi BMKG yang dapat diakses meliputi:
- Laman resmi BMKG di www.bmkg.go.id
- Aplikasi mobile InfoBMKG yang tersedia untuk perangkat Android dan iOS
- Akun media sosial @infobmkg di berbagai platform seperti Twitter, Facebook, dan Instagram
Dengan memantau informasi cuaca secara rutin, diharapkan masyarakat dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk menghadapi kondisi cuaca buruk selama periode sidang isbat dan menjelang Ramadhan 2026. BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem ini.