BMKG: Hujan Deras di Jakarta Berdampak Positif untuk Cuaca Sejuk Saat Salat Id
Jakarta - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengungkapkan bahwa hujan deras yang sempat mengguyur wilayah Jakarta dalam dua hari terakhir merupakan hal yang positif. Kondisi ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung pada cuaca yang lebih sejuk dan cerah selama pelaksanaan salat Idul Fitri pada pagi hari mendatang.
Hujan Sebagai Penyejuk Udara
Faisal menjelaskan bahwa turunnya hujan di Jakarta terjadi setelah beberapa hari sebelumnya dilanda cuaca panas terik yang cukup ekstrem. "Tadi juga kita terjadi hujan di DKI beberapa tempat di DKI Jakarta, Jabodetabek, ini sebenarnya hal yang positif ya," kata Faisal usai menghadiri rapat di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Jumat malam, 20 Maret 2026.
Dia menambahkan, hujan tersebut berperan penting dalam meningkatkan kualitas udara yang sempat menurun akibat panas berkepanjangan. "Karena hujannya sebentar setelah beberapa hari ini cukup panas sehingga kualitas udara sendiri sedikit menurun di Jakarta ini sehingga setelah hujan malam ini harapannya besok salat Id itu dengan suasana, cuaca, kualitas udara yang lebih segar ya," ujarnya.
Kondisi Cuaca Selama Libur Lebaran
Menurut Faisal, Indonesia saat ini sedang berada dalam masa peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau. Namun, dia memastikan bahwa kondisi cuaca selama periode libur Lebaran diprediksi akan tetap kondusif untuk berbagai aktivitas, termasuk perjalanan mudik.
"Secara umum, untuk gelombang laut, kemudian angin, dan arus ini cukup kondusif selama periode libur Lebaran ini sehingga tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap pelayaran di Indonesia," jelasnya.
Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi
Di sisi lain, BMKG juga telah melakukan operasi modifikasi cuaca di beberapa wilayah, termasuk Riau, sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan saat musim kemarau tiba. Operasi serupa sedang berlangsung di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Faisal menegaskan bahwa modifikasi cuaca ini bersifat situasional dan akan diterapkan kembali jika terdapat potensi cuaca ekstrem. "Ini situasional tergantung kondisi apabila berpotensi terjadi hujan ekstrem, itu akan segera dilakukan modifikasi cuaca untuk menurunkan hujan sekitar 20 sampai 50%," pungkasnya.
Dengan adanya hujan deras ini, BMKG berharap masyarakat dapat menikmati salat Idul Fitri dengan suasana yang lebih nyaman dan udara yang segar, mendukung kekhusyukan ibadah di hari yang fitri.



