Penumpang KRL Risih dengan TikTok Live di Dalam Kereta
Jakarta - Seorang penumpang kereta rel listrik (KRL) mengaku risi dengan aksi penumpang lain yang melakukan siaran langsung (live) TikTok di dalam KRL. Tiktoker tersebut menyorot para penumpang di dalam maupun yang hendak keluar-masuk kereta menggunakan kamera handphone (HP).
Seorang pengguna KRL yang akrab disapa anker, Sunset, menceritakan pengalamannya saat melihat seorang pria melakukan live TikTok di dalam KRL relasi Bogor-Jakarta Kota. Sunset mengaku awalnya tidak menyadari, namun setelah melihat ke arah pria tersebut, ia terkejut karena pria itu sedang live TikTok dan menyorotkan kamera ke segala penjuru kereta.
"Mbak-mbak yang barengan dari Bogor turun, dan duduk lah si bapak-bapak bermasker ini. Awalnya gue biasa aja nggak ngeh, pas nengok ke kiri, gue kira dia main HP, lah ternyata dia live TikTok," kata Sunset, Kamis (4/6/2026).
Pria tersebut menyorotkan kamera HP-nya ke arah pintu kereta, sehingga penumpang yang keluar masuk terlihat jelas. Sunset mengaku sangat risi dengan aktivitas tersebut dan memutuskan pindah ke gerbong lain. Ia mengaku sudah beberapa kali melihat TikToker live di dalam KRL, baik di Bogor Line maupun rute Tanjung Priok-Jakarta Kota.
"Iya bener bikin risih, karena kita juga nggak tahu orang di depan mungkin dalam nggak proper juga, yang misal dalam keadaan tidur mangap atau dalam keadaan desak-desakan terus dijadiin konten live TikTok dan pasti semua orang kan kaget kalo tiba-tiba masuk live," ungkapnya.
Sunset menambahkan bahwa ia tidak akan risi jika live dilakukan di ruang publik seperti car free day (CFD). Namun, di dalam kereta, ia khawatir ada celah pelecehan visual, seperti difoto-foto tanpa izin. "Beda halnya kalo orang yang live di CFD atau tempat umum lainnya. Kalau kereta sekarang banyak pelecehan dalam bentuk visual soalnya, kaya difoto-foto gitu, nah saya takutnya itu," kata dia.
Imbauan KAI Commuter Indonesia
KAI Commuter Indonesia (KCI) mengimbau para penumpang untuk saling menghormati dan tidak mengganggu kenyamanan penumpang lain. KCI menyayangkan tindakan penumpang yang membuat tidak nyaman penumpang lain.
"Tentunya kami menyayangkan tindakan yang dilakukan pengguna yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna lainnya. Sehingga kami mengimbau kepada pengguna untuk turut dapat saling menjaga kenyamanan dan etika dalam penggunaan transportasi publik," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda.
KCI juga mengingatkan agar penumpang tidak melakukan kegiatan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan perjalanan commuter line, termasuk melanggar privasi pengguna lain. Penumpang yang menemukan aktivitas mengganggu dapat melapor langsung ke petugas di dalam kereta atau di stasiun.
"Dalam hal ditemukan kondisi aktivitas yang berpotensi menggangu kenyamanan dan keamanan perjalanan commuter line, bagi pengguna dapat melaporkan kepada Petugas kami yang ada di commuter line maupun di stasiun," ujar Karina.



